Pasokan Air Ledeng di Bandung Terhenti 3 Hari, Sebanyak 53 Ribu Pengguna Terdampak
Ada 53 ribu pengguna yang terdampak karena perbaikan katup pipa Perumda Tirtawening.
Penulis: Tiah SM | Editor: Oktora Veriawan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelanggan air bersih Perumda Tirtawening Kota Bandung diminta untuk menampung air dan berhemat air karena akan ada gangguan aliran air selama tiga hari.
Pasokan air kepada sekitar 53 ribu pelanggan Perumda Tirtawening Bandung akan terganggu mulai Kamis 20 Januari sampai Sabtu 22 Januari 2022.
"Kami akan melakukan pemeliharaan dan penggantian katup atau valve pipa aliran di Cisangkuy Baru-Badak Singa sehingga harus ada penghentian air," ujar Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi, di kantornya, Senin (17/1/2022).
Sonny mengatakan, aliran air ke pelanggan akan terganggu, namun sebagian pelanggan tidak akan berhenti total hanya berkurang durasinya.
"Kalau untuk pelanggan yang lokasinya di sekitaran Badak Singa tidak akan terlalu terganggu. Namun untuk lokasinya jauh, seperti di Margahayu dan sekitarnya mungkin akan lebih terganggu," ujarnya.
Terhambatnya aliran ini, kata Sonny akan berlangsung dari Kamis (20/1/2022) sampai Sabtu (22/1/2022).
Menurutnya Sonny waktu yang dibutuhkan relatif lama, meskipun proses pengerjaan pipa hanya kurang lebih 12 jam tapi butuh penyesuaian.
"Sebenarnya pengerjaannya tidak lama. Tapi kan mengalirkan air ke pelanggan itu butuh waktu. Jadi estimasi gangguan kira-kira 2-3 hari," ujar Sonny.
Dengan adanya pemelihraan, Sonny mengatakan akan ada pengurangan pasokan kurang lebih 300 liter per detik. Dengan estimasi, aliran yang terganggu sekitar 700 liter per detik.
Namun mereka akan mengoptimalkan dari Sungai Cikapundung dan pompa air Sabuga.
Menurut, Sonny pemeliharaan saluran air ini merupakan kegiatan rutin dilakukan setiap bulan. Hanya saja kali ini ditambah dengan penggantian katup, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
Atas ketidaknyamanan ini, Sonny memohon maaf kepada seluruh pelanggan Perumda Tirtawening Kota Bandung.
"Kepada mereka yang terdampak, Kami memohon maaf sebesar-besarnya , sebelum air tidak mengalir agar menampung air kemudian menghematnya, "pinta Sonny.
Untuk masyarakat yang terdampak, bisa mengajukan permohonan pengiriman air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/direktur-utama-pdam-tirtawening-soni-salimi_.jpg)