Selasa, 28 April 2026

Mengingat Sandiah Ibu Kasur Jadi Google Doodle Hari Ini, Karyanya Selalu Dinyanyikan Sampai Sekarang

Ada yang menarik dari Google Doodle hari ini yang menampilkan tokoh Sandiah Ibu Kasur.

Editor: Widia Lestari
Via Tribin Jogja
Sandiah Ibu Kasur jadi Google Doodle 

TRIBUNJABAR.ID - Ada yang menarik dari Google Doodle hari ini yang menampilkan tokoh Sandiah Ibu Kasur.

Sandiah adalah pencipta lagu anak-anak Indonesia, yang lebih dikenal sebagai Ibu Kasur oleh para penggemarnya.

Google Doodle hari ini memperingati hari kelahiran Ibu Kasur yang dikenal sebagai sosok ibu yang sabar dan penyayang.

Beliau mengajarkan generasi muda Indonesia nilai-nilai moral dan pelajaran untuk masa depan di berbagai platform. Ia juga terkenal sebagai pembawa acara anak-anak populer “Taman Indria” di TVRI.

Sandiah Ibu Kasur jadi Google Doodle
Sandiah Ibu Kasur jadi Google Doodle (Via Tribin Jogja)

Ibu Kasur lahir dengan nama Sandiah di Jakarta, Indonesia pada 16 Januari 1926.

Sandiah Ibu Kasur telah meninggal dunia pada 19 tahun lalu. Beliau menghembuskan napas terakhir pada 22 Oktober 2002, ketika berusia 76 tahun.

Meski telah tiada, prestasi dan karyanya masih tetap akan dikenang sepanjang masa.

Sandiah mendapat julukan Ibu Kasur karena diambil dari nama suaminya, Soerjono, yang dipanggil Pak Kasur.

Baca juga: Sosok Wanita Istimewa yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Tokoh Pendidikan dan pencipta Lagu Anak-anak


Nama Kasur berasal dari Kak Soer yang merujuk pada sapaan akrab suaminya, yaitu Soerjono, sewaktu masih muda.

Soerjono dulunya disapa Kak Soer akhirnya jadi dipanggil Pak Kasur, sedangkan Sandiah, Bu Kasur.

Bu Kasur bertemu dengan Pak Kasur ketika perempuan kelahiran 16 Januari itu bergabung dengan Pramuka Indonesia.

Pertemuan itu mengantarkan Pak Kasur dan Ibu Kasur menikah di Yogyakarta pada 29 Juli 1946.

Pasangan ini pun dikaruniai lima anak, yaitu Sursantio, Suryaningdiah, Suryo Prabowo, Suryo Prasojo, dan Suryo Pranoto.

Ibu Kasur dan Pak Kasur mendedikasikan diri terhadap pendidikan anak-anak.

Mereka membuka sekolah pendidikan awal bernama TK Mini di rumahnya sendiri pada tahun 1965.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved