TERNYATA Terduga Positif Omicron Asal Singaparna Tasik Seorang Murid SD, Belum Pernah ke Luar Negeri
Iman mengatakan murid SD ini masih belum bisa dipastikan apakah memang benar terpapar Omicron atau tidak.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Terduga positif Covid-19 varian Omicron di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, ternyata seorang murid SD.
Namun begitu, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya, kembali menegaskan bahwa yang bersangkutan belum tentu terpapar Omicron.
"Murid SD asal Singaparna itu baru reaktif antigen. Masih jauh untuk disebut terpapar Omicron karena belum ada hasil tes lab," kata Sekretaris Dinkes, Iman Firmansyah, Jumat (14/1/2022).
Untuk menentukan positif tidaknya terpapar Omicron harus melalui tes lab di Dinkes Jabar.
"Namun penanganan sesuai protap terhadap pasien positif Covid-19 tetap dilakukan. Yakni tracing untuk mengetahui siapa saja yang pernah kontak erat," ujar Iman.
Termasuk juga untuk mengetahui dari mana pasien terpapar Covid-19.
Adanya kasus Omicron di Kabupaten Tasikmalaya sebelumnya diungkapkan Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen.
"Dari 60 kasus Omicron di Jawa Barat, salah satunya ada di Singaparna," kata Zen, di Hotel Santika, Kota Tasikmalaya, Kamis (13/1/2022).
Saat itu Zen mengakui belum begitu detil mengetahui kasus Omicron di Singaparna tersebut.
"Saya masih menunggu laporan dari Dinkes," ujarnya.
Tak Pernah ke Luar Negeri
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya, Iman Firmansyah, menyebut satu warga Singaparna statusnya masih terduga Omicron.
"Itu belum tentu karena masih dalam pemeriksaan. Membutuhkan waktu sebulan diperiksa sampelnya di labkes dan hanya bisa di Labkes Dinkes Jabar," kata Iman.
Sebelumnya Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen, menyebut satu dari 60 kasus Omicron di Jabar berasal dari Singaparna.
