Rabu, 6 Mei 2026

Gempa Banten Terasa sampai Pesisir Selatan Garut, Ini Imbauan BPBD Garut

Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Agus Saptono mengatakan getaran gempa terasa hingga Garu

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Ravianto
Wilayah Pantai Selatan Garut. Foto diambil 7 Juli 2021. Gempa Banten terasa sampai pantai selatan Garut. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Gempa berkekuatan 6,7 Skala Magnitudo terjadi di perairan Sumur Banten, Jumat (14/1/2022) pukul 16:05 WIB.

Getaran gempa di Sumur Banten ini bahkan terasa hingga Pantai Selatan Garut.

Dalam catatan BMKG, pusat lindu berada di Lok:7.01 LS,105.26 BT (52 km BaratDaya SUMUR BANTEN)

Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Agus Saptono mengatakan getaran gempa terasa hingga Garut.

Ia mengatakan saat ini pihaknya belum menerima laporan kondisi dari Pantai Selatan Kabupaten Garut.

"Terasa getarannya hingga Garut tapi kecil di wilayah kota, pantai selatan kelihatanya aman dan belum ada laporan," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp.

Namun demikian ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dengan tidak panik.

Jika ada gempa susulan masyarakat diimbau untuk menjauhi bangunan-bangunan.

"Jika ada di dalam rumah segera berlindung di bawah meja, lindungi kepala dan leher menggunakan kedua tangan,"

"Apabila tinggal di daerah pesisir lalu merasakan gempa segera lakukan evakuasi ke tempat yg lebih tinggi untuk menghindari terjadinya gelombang yang lebih tinggi," ujarnya.

Warga pantai selatan sekaligus pengurus Masjid Besar Istiqomah Pameungpeuk,  Ipi Muflihin mengatakan getaran gempa terasa di kawasan selatan.

"Terasa cukup lama, kami juga sempat panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri," ujarnya.

Suami Gendong Istri Selamatkan Diri dari Gempa

Gempa yang terjadi di perairan Sumur Banten menyebabkan pasien dan pengunjung RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, berhamburan keluar, Jumat (14/1/2022).

Mereka berkumpul di halaman dan pintu masuk rumah sakit.

Petugas rumah sakit pun mengimbau para pengunjung dan pasien untuk tetap tenang.

"Iyah kebetulan lagi sakit, saya berdua langsung keluar. Saya juga bawa infus dan menggendong istri keluar," kata Irmansyah saat berada di RSUD Adjidarmo, Jumat.

Menurut dia, saat gempa, pasien dan pengunjung rumah sakit panik.

Bangunan rumah sakit juga bergetar.

"Saat kejadian kaca dan lemari pada goyang, sampai tempat tidur juga pada goyang," ucapnya.

Menurut pantauan TribunBanten.com, Jumat sore, pasien di RSUD Adjidarmo masih berada di luar rumah sakit.

"Saya langsung suruh ke bawah oleh petugas, lewat tangga darurat. Sambil menggendong istri, begitu juga pasien lain juga sama panik pada keluar," ujar Irman.

Tidak ada kerusakan di luar dan dalam rumah sakit.

Korban jiwa juga untuk saat ini tidak ada.

Saat ini petugas rumah sakit juga tetap berjaga-jaga agar semua Pasien tetap tenang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan 6,7 skala richter terjadi pada pukul 16.30.

Sumber gempa berasal dari 52 kilometer barat daya Sumur, Kabupaten Pandeglang.(*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved