Breaking News:

Bertambah, Terdeteksi 8 Warga Terpapar Varian Omicron di Jabar, Kebanyakan Ada di Kabupaten Ini

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan total warga Jabar yang tertular Covid-19 varian Omicron dari transmisi lokal atau bukan yang tertular di luar

Tribun Jabar/Kiki Andriana
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat ditemui di Bundaran Binokasih Sumedang, Kamis (23/12/2021).  

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan total warga Jabar yang tertular Covid-19 varian Omicron dari transmisi lokal, atau bukan yang tertular di luar negeri, terdeteksi delapan orang.

"Secara umum terkendali, penularan lokal delapan orang, baru sebagian di Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan. Mayoritas dari Kabupaten Bandung, sedikit di Depok," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (12/1).

Sebelumnya dinyatakan sebanyak empat orang warga Kabupaten Bandung terkonfirmasi positif varian Omicron dan dirawat di RSUD Al Ihsan. Ia mengatakan secara pastinya, masih memastikan jumlah pasien yang positif Omicron.

"Belum terpilah-pilah secara detail, Delta atau Omicron, kita lagi cari ilmunya. Semalam sama Pak Luhut rapat, untuk bedakan varian Omicron dan tidak, sangat tidak sederhana," katanya.

Ia pun mengatakan masih menunggu arahan dan teknologi baru dari Kemenkes RI untuk mendeteksi varian Omicron dengan lebih sederhana.

"Yang karantina banyak, tapi di Jakarta. Makanya di situ meningkat, di kita belum. Saya belun dapat laporan berapa total. Tapi yang delapan itu lokal, dari empat kemarin, kurang lebih," katanya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan masih memprioritaskan vaksinasi Covid-19 untuk dosis 1 dan 2. Adapun booster atau dosis tambahan akan diberikan secara prioritas untuk warga dengan profesi rawan tertular dan lansia.

"Booster juga sudah mulai tapi prioritas garda depan, seperti tim nakes, TNI, dan Polri, dan ini kami prioritaskan untuk yang belum mendapatkan vaksin sama sekali, temasuk usia 6-11 tahun ini sudah 50 persen," katanya di Gedung Sate, Rabu (12/1).

Ia mengatakan secara keseluruhan vaksinasi di Jabar sudahmencapai 80 persen dan mendapat apresiasi pemerintah pusat.

"Saya laporkan per tadi malam Jabar sudah capai 80 persen untuk vaksinasi dan diapresiasi oleh Pak Luhut karena provinsi dengan 50 juta warga ini besar penanganannya," katanya.

Ia mengatakan vaksinasi ini pun untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron di Jawa Barat. Karenanya diharapkan melalui vaksinasi dan booster ini, penyebaran Covid-19 di Jabar akan tetap melandai.

"Temasuk omicron ini arahannya lansia. Jadi booster iya, tapi kami tetap maksimalkan yang belum sama sekali," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved