Breaking News:

Anak di Bawah Umur di Bandung Dihabisi Sampai Mati, 3 Pelakunya Remaja, Ditangkap Polresta Bandung

Anak di bawah umur berinisial Ww (14) dihabisi sampai mati di Cangkuang Kabupaten Bandung. 3 pelaku masih remaja, ditangkap Polresta Bandung

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Lutfi Ahmad
Tiga orang tersangka yang pelaku perampasan nyawa remaja berinisial WW (14), dengan tebasan senjata tajam berhasil diringkus anggota Polresta Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Anak di bawah umur berinisial Ww (14) dihabisi sampai mati di Cangkuang Kabupaten Bandung. Tiga pelaku perampasan nyawa Ww, ditangkap Polresta Bandung.

Ketiga tersangka tersebut ternyata masih berusia remaja. Yakni IS (18), RS (18), dan S (22). Adapun pelaku utama yakni IS, yang menebaskan golok ke leher bagian belakang. 

Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo, mengungkapkan, terkait dengan kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, terjadi pada 28 Desember 2021.

Baca juga: Kondisi 4 Warga Bandung Positif Omicron: Ringan Sekali, Seperti Masuk Angin Biasa, Tapi. . .

"Tepatnya pukul 04.00 WIB, TKP nya di Cangkuang, Kabupaten Bandung," ujar Kombes Kusworo Wibowo, di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (11/1/2022).

Kombes Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan penyelidikan dan olah TKP.

"Berdasarkan hasil visum bahwa korban kehilangan nyawanya, akibat kekerasan benda tajam, di belakang leher," kata Kusworo.

Kusworo mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan didapatkan informasi, para pelaku bisa amankan pada tanggal 08 Januari 2022.

Baca juga: Pesan Keras Kapolres Subang untuk Anggotanya: Jangan Lakukan Pelanggaran Sekecil Apapun

Ketiga pelaku, kata Kusworo, sempat kabur dan berhasil diamankan masih di wilayah Kabupaten Bandung.

"Akibat perbuatan tersebut yang bersangkutan, dijerat dengan pasal 80 ayat 2 dan 3, undang-undang perlindungan anak, kekerasan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain," kata Kusworo.

Selain itu, jata Kusworo, pasal 170, dan atau pasal 351 ayat 3 mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Nanti rencananya kita jerat juga dengan kepemilikan senjata tajam UU Darurat karena bersangkutan membawa senjata tajam, tidak sesuai profesinya saat itu," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved