Breaking News:

Bocah yang Dirantai di Rumah yang Nyaris Terbakar Diduga Kerabat Pemilik Rumah, Mengapa Disekap?

Hingga pukul 23.20, Rabu (5/1/2022), pendalaman terus dilakukan untuk menetapkan tersangka pelaku penyekapan terhadap anak bernama Rizky tersebut. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
kiki andriana/tribun jabar
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat diwawancarai TribunJabar.id di Mapolres Sumedang, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan pihaknya masih mendalami kasus Bocah dirantai di Sumedang atau penyekapan anak usia 5 tahun berinisial R di kawasan Anggrek, Sumedang Utara

Hingga pukul 23.20, Rabu (5/1/2022), pendalaman terus dilakukan untuk menetapkan tersangka pelaku penyekapan terhadap anak bernama R tersebut. 

R ditemukan dalam keadaan tersekap, Rabu siang sekitar pukul 12.30, di sebuah rumah yang nyaris terbakar. Asap pekat mengepul dari atar rumah tersebut. Warga mendobrak ke dalam rumah dan memadamkan api.

Warga menemukan anak tersebut dalam keadaan dirantai kaki tangannya.

Kedua kakinya disatukan lantas dirantai ke ranjang besi.

Sementara kedua tangannya yang juga terikat rantai besi yang lain terangkat.

Rantai yang mengikat kedua tangannya ini diikatkan ke peleg mobil yang ada di atas sang bocah.

Lalu, siapa yang menyekap dan merantai bocah R itu dan apa alasannya?

"Masih proses lidik untuk penetapkan tersangka," kata Kapolres kepada TribunJabar.id.

Keterangan dari Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, pada wawancara TribunJabar.id sebelumnya, diduga pelaku masih memiliki ikatan keluarga dengan korban. 

Begitu juga kata Kapolres Eko, penyelidikan mengarah kepada dugaan tersangka adalah orang yang masih kerabat dengan korban.

Meski, kemungkinan lain menyusul fakta yang terungkap, bisa terjadi. 

"Iya, masih ada hubungan kekerabatan, pengakuannya (kekerabatan) dengan ibu korban, namun keterangan masih didalami," kata Kapolres melalui pesan singkat.  

Meski berfokus kepada penggalian informasi dari sejumlah saksi, Kapolres mengatakan Polisi sudah menempatkan korban pada tempat yang aman dan mendapatkan perawatan intensif. 

"Saat ini korban dalam lindungan dan perawatan Dokkes Polres dan Unit Perempuan dan Perlindungan Anak Polres Sumedang," ujar Eko.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved