Jalanan di Padalarang Selama Malam Tahun Baru Sangat Lengang
Pantauan Tribun Jabar, arus kendaraan dari arah Kota Cimahi maupun dari arah Cianjur terlihat ramai lancar dan sama sekali tidak terjadi antrean seper
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kondisi arus lalu lintas pada malam Tahun Baru 2022 di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpantau lengang atau tidak terjadi kepadatan, pada Jumat (31/12/2021).
Pantauan Tribun Jabar, arus kendaraan dari arah Kota Cimahi maupun dari arah Cianjur terlihat ramai lancar dan sama sekali tidak terjadi antrean seperti malam Tahun Baru seperti biasanya.
Biasanya, kawasan Padalarang selalu dipadati oleh warga yang ingin merayakan malam Tahun Baru sejak sore hari, sehingga kemacetan biasanya terjadi di persimpangan Cimareme baik ke arah Cimahi maupun sebalikanya.
"Saya tadi dari Cimahi memang lancar tidak macet, padahal biasanya kalau Tahun Baru kan macet ya," ujar pengendara motor asal Cimahi, Reza (25) di Padalarang, Jumat (31/12/2021) malam.
Menurutnya, kondisi arus lalu lintas itu tidak terjadi kemacetan karena ada larangan dari pemerintah untuk tidak merayakan Tahun Baru secara berlebihan, apalagi sejumlah fasilitas publik dan alun-alun ditutup.
"Iya mungkin seperti itu, apalagi lagi ramai Covid-19 varian baru Omicron, jadi banyak yang takut juga mungkin," katanya.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Erin Heriduansyah mengatakan, kepadatan kendaraan diprediksi baru akan terjadi pada Sabtu (1/1/2022), terutama du objek wisata di Lembang.
Hal itu seiring diperbolehkannya objek wisata untuk tetap dibuka ditengah pandemi Covid-19 dan tidak adanya kebijakan penyekatan hingga putar balik kendaraan.
"Prediksi untuk besok, kemungkinan akan ada kenaikan volume kendaraan karena kebijakan dari pemerintah tidak ada penyekatan dan objek wisata tetap buka," kata Erin.
Sementara untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan wisata Lembang, kemungkinan besar pihaknya tidak akan menerapkan ganjil genap, tetapi hanya one way secara situasional.
"Kendaraan yang mengarah ke Lembang cukup banyak kita prioritaskan ke Lembang. Itu CB yang sering kita laksanakan, biasanya dengan sistem one way," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kondisi-arus-lalu-lintas-di-padalarang-saat-malam-tahun-baru-jumat-31122021.jpg)