Menjelang Tahun Baru 2022, Kapolres Kuningan Minta Masyarakat Taati Aturan, Bakal Ada Penyekatan
Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memberi perhatian menjelang malam Tahun Baru 2022. Terutama pada upaya pencegahan terhadap penyebaran
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memberi perhatian menjelang malam Tahun Baru 2022.
Terutama pada upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di daerah Kuningan.
"Perlu diketahui sejak tanggal 20 Desember sampai tanggal 2 Januari itu tidak ada kegiatan kepemudaan atau masyarakat. Ini bagian pencegahan dari penyebaran Covid19 di daerah," kata Kapolres Kuningan AKBP Doffie saat memaparkan laporan kerja selama tahun 2021 di Mapolres Kuningan, Jumat (31/12/2021).
AKBP Doffie menyebut meski di wilayah perbatasan Kuningan tidak dilakukan penyekatan, hal ini bukan semata membebaskan warga luar masuk ke Kuningan.
"Tidak ada penyekatan di wilayah perbatasan. Kami tentu komitmen melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang masuk ke Kuningan, terutama tentang sudah atau belumnya divaksin. Artinya, siapapun yang masuk Kuningan harus memiliki aplikasi pedulilindungi. Jika diketahui belum divaksin, kami telah sediakan vaksinator untuk penyuntikan tersebut," katanya.
Menurut Kapolres Doffie, untuk malam pergantian tahun itu dipastikan tidak ada kegiatan yang mengundang banyak orang hingga terjadi kerumuman.
"Untuk area publik akan dilakukan pengawasan ketat dengan penutupan akses jalur wilayah kota," katanya.
Di tempat sama, Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Dadang mewakil Kapolres mengatakan, untuk rekayasa jalur di Kuningan akan disesuai dengan situasi dan kondisi.
"Namun untuk pembatasan jam operasional itu diberlakukan pada pukul 18.00 WIB hingga dini hari. Kemudian rekayasa jalur itu mulai dari wilayah perbatasan di Tugu Ikan daerah Kecamatan Cilimus," ujarnya.
Selain itu, untuk zona wisata juga akan dilakukan rekayasa jalur dengan menentukan satu arah.
Contohnya untuk kawasan wisata Cigugur itu jalur kendaraan akan dikeluarkan menuju jalan dan tiba di Desa Cileuleuy.
"Jadi untuk kendaraan akan diberlakukan satu arah di kawasan wisata Cigugur dan keluar di Jalan Desa Cileuleuy," kata Dadang. (*)