Sasando, Alat Musik Tradisional NTT Diklaim Srilanka, Begini Reaksi Pemprov NTT

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi, mengatakan Srilanka telah mendaftarkan alat musik sasando sebagai kekayaan intelektual di WIPO di Swiss

Tribunnews/Jeprima
Pemain sasando, Agusto Andreas Naga Lana, saat tampil pada konferensi pers Frankfurt Musikmesse 2019 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, KUPANG- Sasando, alat musik tradisional NTT diklaim Srilanka sebagai alat musik milik negara itu.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi, mengatakan Srilanka telah mendaftarkan alat musik sasando sebagai kekayaan intelektual di World Intelectual Property Organization (WIPO) di Jenewa, Swiss.

WIPO merupakan salah satu badan di PBB yang bertugas menaungi Hak Atas Kekayaan Intelektual Dunia.

Soal klaim Srilanka terhadap sasando itu, ucap Josef, NTT pun memberi peringatan keras ke WIPO di Jenewa, Swiss.

Wagub NTT itu mengatakan membutuhkan perhatian khusus agar peninggalan bersejarah yang telah menjadi ikon NTT, namun kini diklaim oleh negara lain.

Baca juga: VIDEO Alat Musik Perkusi dari Bahan Limbah Asal Sumedang Ini Banyak Diminati Pecinta Musik di Bali

Ia mengajak semua masyarakat NTT dan pihak terkait untuk bersatu dan mendukung agar terus mempertahankan warisan leluhur NTT itu.

“Kita memberikan notice yang keras kepada WIPO bahwa sasando itu milik NTT," ujar Wagub) NTT, Josef Nae Soi,  saat perayaan hari ulang tahun ke-63 provinsi NTT, Senin (20/12/2021).

"Saya mengimbau kepada penduduk NTT, mari kita berdoa. Kita akan memperjuangkan supaya (WIPO) kembalikan kekayaan intelektual negara Indonesia ini ke NTT,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Sasando Diklaim Negara Srilanka, Pemprov NTT Beri Peringatan ke WIPO

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved