Breaking News:

Dibuang Saat Malam Pinggir Jalan Baru Jonggol Jadi Tempat Buang Limbah B3, Diduga dari Perusahaan

Pemerintah Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, menyesalkan adanya perusahaan atau pabrik yang membuang limbah yang diduga mengandung bahan berbahaya

Tribun Jabar/ Ferri Amiril
ILUSTRASI kawasan jalan Jonggol, Cianjur 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pemerintah Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, menyesalkan adanya perusahaan atau pabrik yang membuang limbah yang diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayah Jalan Baru Cianjur Jonggol.

Kepala Desa Sukasirna, Edih, mengatakan, limbah itu diduga dibuang saat malam hari atau dini hari menjelang pagi, jadi tidak ada yang mengetahui saat membuangnya.

"Warga sekitar juga tidak tahu dibuangnya kapan. Namun, diketahui ada limbah menumpuk di pinggir Jalan Baru Cianjur-Jonggol saat pagi hari," katanya, Selasa (28/12/2021).

Menurutnya, pihaknya belum tahu jenis limbah tersebut mengandung B3 apa tidaknya, karena belum dites.

"Tidak tahu jenis limbah apa. Hanya saja limbah tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lungkungan sekitar. Sehingga warga juga mengeluhkan," ujarnya.

Edih mengatakan, pihaknya sudah melaporkan dan melayangkan surat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur untuk melakukan tindakan pengecekan dan pengangkatan limbah tersebut.

Namun, surat pengangkutan ditolak salah seorang pegawai DLH CIanjur. Katanya, pengangkutan limbah bukan tugas Desa dan DLH melainkan tugas perusahaan.

"Memang bukan tugasnya desa, kami hanya meminta adanya tindakan. Kami saja tidak tahu siapa yang membuang limbah tersebut. Masa DLH tidak bisa pengangkutan limbah, inikan pencemaran lingkungan," katanya.

Camat Sukaluyu, Dadi Rustandi mengatakan, pihaknya akan menugaskan Kasi trantib Kecamatan untuk melakukan pengecekan ke lokasi tersebut.

"Saya belum bisa memberikan komentar, karena belum mendapat laporan. Jadi hari ini saya tugaskan kasi trantib Kecamatan untuk cek kelapangan untuk laporan," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved