Kasus Covid-19 Surut, Penyakit Ini Justru Melonjak Tajam di Majalengka, 193 Pasien Dirawat

Jumlah pasien penyakit ini yang kini menjalani perawatan di RSUD Majalengka pada Jumat (24/12/2021) mencapai 193 pasien

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Potret Bhabinkamtibmas Polsek Cigasong Polres Majalengka saat melakukan giat fogging di rumah-rumah warga 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Majalengka meningkat tajam sejak tiga bulan terakhir.

Hingga semua ruang perawatan di RSUD Majalengka dipenuhi pasien penderita DBD.

Jumlah pasien DBD yang kini menjalani perawatan di RSUD Majalengka pada Jumat (24/12/2021) mencapai 193 pasien, dua di antaranya adalah dokter yang biasanya memberikan pelayanan perawatan.

Direktur RSUD Majalengka, Erni Harleni mengungkapkan, jumlah pasien DBD yang menjalani perawatan di rumah sakitnya mencapai 193 orang.

Baca juga: Kasus DBD Meningkat di Cimahi, Lurah Padasuka Pesan Warganya Lakukan PSN Untuk Pencegahan Dini

Dengan dua diantaranya adalah dokter yang biasanya memberikan pelayanan perawatan.

Menurutnya, kebanyakan penderita DBD adalah anak-anak dibawah usia 15 tahun.

Hal ini terjadi karena anak-anak lebih rentan terjangkit dibanding orang dewasa.

Mengingat anak-anak biasa berkeliaran saat bermain di halaman, yang banyak nyamuk bersarang atau kemungkinan gigitan nyamuk yang sebelumnya telah menggigit penderita DBD.

“Ruang Melati yang khusus untuk perawatan anak-anak kini penuh, ruang lainnya juga demikian karena banyaknya kasus penderita DBD. IGD juga setiap hari penuh dengan pasien yang kebanyakan penderita DBD,” ujar Erni, Jumat (24/12/2021).

Erni pun mengimbau kepada masyarakat yang mengalami gejala demam tinggi, agar segera dibawa ke dokter untuk menjaga kemungkinan terjangkit DBD.

Atau, sedini mungkin dibawa ke rumah sakit, agar lebih dini menjalani pengobatan.

Menyikapi tingginya kasus DBD ini, Bupati Majalengka, Karna Sobahi meminta kewaspadaan masyarakat dengan cara membersihkan lingkungan tempat bersarangnya nyamuk.

Selain itu segera melakukan fogging untuk membasmi nyamuk dewasa.

Baca juga: DBD Makin Mengganas di Ciamis, Desember Ini 58 Orang Terjangkit Seorang di Antaranya Meninggal

“Sekarang kondisi cuaca mendukung perkembangbiakan nyamuk. Karena musim hujan, jadi pasti banyak genangan di sekitar rumah, sekolah atau dimana pun. Genangan itu bisa menjadi tempat bersarang nyamuk yang paling tinggi. Makanya kami telah menginstruksikan untuk segera dilakukan penanganan, karena jika tidak ditangani secepatnya kasus akan semakin tinggi,” ucap Karna.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved