Breaking News:

Pekerjaan 400 PNS di Jabar Sudah Digantikan Robot, Mereka Digeser untuk Pekerjaan Dinamis

Ada 400 PNS yang digeser ke pekerjaan lebih dinamis karena pekerjaan mereka sudah digantikan robot.

Dok Kemenpar
ILUSTRASI - PNS. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menggeser posisi 400 pegawai negeri sipil (PNS) yang awalnya hanya bertugas menginput data, ke pekerjaan lain yang lebih dinamis.

Sebanyak 400 posisi penginput data tersebut digantikan oleh kecerdasan buatan digital atau sistem komputer.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan rotasi ini dilakukan untuk mempercepat proses birokrasi dan mengoptimalkan kinerja PNS di Pemprov Jabar.

Pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilakukan oleh komputer, katanya, tinggal dikerjakan komputer secara otomatis.

Ia mengatakan sistem perencanaan pembangunan di Jawa Barat, contohnya, sudah sepenuhnya dilakukan secara digital seperti memakai aplikasi.

Ratusan PNS pun digeser dari pekerjaan yang sifatnya rutinitas, menjadi yang lebih dinamis.

"Akibatnya apa, ada 400 PNS yang harus saya geser karena dulunya dia kerjanya cuman input data. Karena ada lima proses pembangunan, progres pertama input, progres kedua input, progres ketiga input, dalam proses pembangunan di Jabar, sekarang pakai robot, 400 PNS digeser ke pekerjaan dinamis," ucap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (21/12/2021).

Ia kemudian menugaskan 400 PNS tersebut untuk pekerjaan-pekerjaan lebih menantang dan membutuhkan skill tertentu.

"Saya beri tugas promosikan Rebana, target investor oleh kamu, bereskan krisis di sana, promosikan Petani Milenial, target 1.000 lulusan Petani Milenial. PNS bergeser tidak struktural, di masa depan PNS di Jabar tidak struktural lagi, mulai tahun depan tidak ada eselon IV misalnya, kita tidak bisa dihindari perubahan itu," ujarnya.

Bahkan, ia telah melakukan rotasi dan mutasi kepala dinas dengan menggunakan sistem komputerisasi tersebut.

Komputerlah, katanya, yang menempatkan para pejabat ini sesuai kemampuannya. Promosi jabatan secara komputer ini yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

"Kami punya sistem komputer yang menilai objektif PNS di Jabar, setiap ada lowongan, komputer menominasikan tiga terbaik dilihat dari kapasitas dan integritasnya, saya tinggal melantik tanpa harus tanya jawab dan lain sebagainya," ucapnya.

Baca juga: 1.500 Santri Diwisuda, Ridwan Kamil Sebut Wujud Pembangunan Spiritual

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved