Usia Ke 44 Tahun BPJS Ketenagakerjaan Lebih Adaptif dan Solutif Bagi Pekerja Indonesia
5 Desember 1977 dijadikan tanda hari jadi Perum ASTEK, yang menyelenggarakan program perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia
Dirinya juga menegaskan akan selalu menjaga silaturahmi dengan manajemen-manajemen sebelumnya untuk bisa menangkap filosofi dan visi para pendahulu dan founding fathers agar tetap on track dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Di usia ke 44 tahun ini, mulai hari ini hingga seterusnya, BPJamsostek berikrar untuk terus menggalakkan upaya perluasan cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memastikan kesejahteraan seluruh pekerja dan keluarga dapat terwujud melalui penerapan strategi yang adaptif dan solutif hingga mampu menyesuaikan dengan tuntutan zaman,”tutup Anggoro.
Di tempat lain, Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Bandung Lodaya, Dewi Mulya Sari mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal sesuai arahan dari Kantor Pusat BPJamsostek.
Menurut Dewi, 44 tahun merupakan usia yang cukup matang bagi BPJamsostek untuk terus berbenah menuju ke arah yang lebih baik, mengimplementasikan strategi adaptif dan solutif bagi masyarakat, khususnya bagi para peserta BPJamsostek.
“Dengan bertambahnya usia BPJamsostek yang ke 44 Tahun, kami akan terus berupaya mendukung sasaran strategis organisasi yakni adaptif dan solutif, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh Peserta BPJamsostek” tutup Dewi.