Kencan Kilat di Hotel, Selebgram dan WNA asal Brasil Ditangkap, Ini Pelanggan Mereka
Menurutnya, pelaku telah menyiapkan hotel dan akomodasi bagi selebgram dan perempuan asal Brasil itu saat akan melayani pria hidung belang.
TRIBUNJABAR.ID, SEMARANG- Polda Jateng menggerebek selegram TE dan perempuan asal Brasil, WBD, di sebuah hotel di Semarang.
Keduanya digerebek saat melakukan kencan kilat di hotel tersebut.
Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, mengatakan pelanggan dari selegram dan perempuan asal Brasil tersebut berasal dari berasal dari kalangan atas.
Meski tertangkap basah, kedua perempuan tidak diitetapkan menjadi tersangka.
"Kedua wanita itu posisinya adalah sebagai korban. Karena mereka korban kami tidak bisa menyebutkan identitas korban tersebut," ujar Djuhandani, Senin (20/12/2021).
Menurutnya, kedua korban diiming-imingi oleh muncikari berinisial JB dengan bayaran atau tarif yang telah ditentukan dan tersangka mendapatkan sebagian dari hasil tersebut.
Baca juga: Modus Endorse Baju, Selebgram di Semarang Diminta Foto Tanpa Busana, Menolak lalu Jadi Korban Teror
Menurutnya, pelanggan kedua wanita tersebut bukan orang sembarang, melainkan berasal dari kalangan atas.
"Apakah ada tersangka lainnya kami akan mengembangkan lebih lanjut berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya," katanya.
Lalu bagaimana JB menawarkan dua wanita tersebut?
Djuhandani mengatakan pelaku menawarkan secara langsung kepada orang-orang yang telah dikenalnya atau orang berhubungan langsung dengan kegiatan korban.
"Kok bisa sampai Semarang? Dimungkinkan pelaku ada hubungan dengan pelanggan-pelanggan yang ada di Semarang," kata Djuhandani.
Menurutnya, pelaku telah menyiapkan hotel dan akomodasi korban saat akan melayani pria hidung belang.
Setelah tersedia semua para pelanggan diundang oleh para pelaku ke hotel.
Baca juga: Ternyata Ini Motif Adi Diam-diam Rekam dan Sebarkan Video Asusila Selebgram di Garut
"Kami akan mendalami sebelum di Semarang di mana saja pelaku membuka praktek prostitusi," katanya.
Ia menambahkan pelaku merupakan manager fotografer TE.
