Breaking News:

Berziarah ke Makam Keramat Gunung Bitung Ciamis, Dua Warga Dilaporkan Terpeleset dan Masuk Jurang

Pencarian korban dilakukan melibatkan berbagai potensi SAR dari BPBD Ciamis, Tagana, TNI, Polri, PMI, tim medis dari Puskesmas Sukamantri, Panjalu.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
dok warga/tribunjabar
Petugas bersiap mencari dua warga yang dilaporkan hilang. Dua warga Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri Ciamis diinformasikan terpeleset masuk jurang saat berziarah ke makam keramat di Gunung Madati (Gunung Bitung) perbatasan Desa Mekarbuana Panawangan Ciamis dengan daerah Majalengka, Minggu (19/12) malam. 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Dua warga Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri Ciamis diinformasikan terpeleset masuk jurang saat berziarah ke Makam Keramat di Gunung Madati (Gunung Bitung) perbatasan Desa Mekarbuana Panawangan Ciamis dengan daerah Majalengka, Minggu (19/12) malam.

Pencarian korban dilakukan melibatkan berbagai potensi SAR dari BPBD Ciamis, Tagana, TNI, Polri, PMI, tim medis dari Puskesmas Sukamantri, Panjalu, Panawangan serta warga dan arapat desa.

Menurut Sekdesa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri,  Wawan Setiawan, kedua warga asal Mekarwangi Sukamantri tapi ber-KTP Bandung tersebut berangkat ke Gunung Madati dari Mekarwangi Minggu (19/12) sekitar pukul 12.00 siang.

“Tujuannya ziarah ke makam di Gunung Bitung (sekarang disebut Gunung Madati). Memang tempat tersebut sering menjadi tujuan ziarah, keduanya berangkat pakai sepeda motor sekitar pukul 12.00 kemarin siang,” ujar Wawan Setiawan kepada Tribun Senin (20/12).

Kedua warga Mekarwangi yang dimaksud masing-masing Didin (49) warga asal Dusun Pajagan Mekarwangi dan Dadang (54) warga Dusun Rinduwangi.

“Kedua warga asal Desa Mekarwangi tersebut ber-KTP Bandung,” katanya.

Namun sampai menjelang magrib Minggu (19/12) tersebut kedua warga tersebut belum pulang. “Malam harinya ada laporan, keduanya terpeleset masuk jurang. Korban sempat menelpon keluarganya, dan pihak keluarga kemudian melapor ke desa,” ujar Wawan.

Saat berada di Gunung Bitung tersebut, Dadan menginformasikan ke pihak keluarganya melalui telepon kalau mereka terpeleset masuk jurang. Yang pertama terpeleset adalah Didin, kemudian dibantu oleh Dadan. Tetapi Dadan juga ikut terpleset.

Karena malam lokasi kejadian tidak diketahui persis, tapi merupakan jalan setapak dari arah makam.      

Begitu mendapat informasi menurut Wawan, pihak Desa Mekarwangi langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak baik dengan TNI/Polri serta puskesmas dan pihak kecamatan.

Sehingga kemudian dilakukan pancarian dengan melibatkan berbagai pihak. Pencarian dimulai dari arah Dusun Cogreg Desa Mekarbuana Panawangan, Pos I menuju Gunung Madati.

“Kami sampai pagi ini masih stand by di Pos I bersama pihak keluarga,” ujar Wawan (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved