Breaking News:

Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Ayam Naik Tinggi Meski Permintaan Masih Normal

Dalam seminggu ini harga daging ayam potong jenis broiler (BR) di tingkat eceran di Pasar Manis Ciamis naik tinggi, dari Rp 36.000/kg naik jadi

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/ANDRI M DANI
Pedagang daging ayam potong (BR) di Pasar Manis Ciamis. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Dalam seminggu ini harga daging ayam potong jenis broiler (BR) di tingkat eceran di Pasar Manis Ciamis naik tinggi, dari Rp 36.000/kg naik jadi Rp 40.000/kg.

“Sudah seminggu ini naik dari Rp 36.000/kg jadi Rp 40.000/kg,” ujar Linda, pedagang daging ayam potong di Blok C Pasar Manis Ciamis kepada Tribun Jumat (17/12).

Harga rata-rata dalam dua hari ini sudah Rp 40.000/kg, kecuali bagi yang beli dalam jumlah besar bisa Rp 38.000/kg. “Ya kisaran harga antara Rp 38.000 sampai Rp 40.000/kg,” katanya.

Saat harga daging ayam potong di tingkat eceran sudah tembus angka Rp 40.000/kg. Harga ayam hidup di tingkat bandar menurut Linda saat ini sudah mencapai Rp 24.000/kg hidup (livebird).

Linda mengaku belum mengetahui persis penyebab kenaikan harga daging ayam potong selama seminggu terakhir.

“Padahal permintaan masih biasa-biasanya saja, tidak ada kenaikan yang meningkat. Stok ayam juga aman, tidak ada penurunan. Mungkin naiknya karena suasana mau liburan Natal dan Tahun Baru kali. Menjelang akhir tahun harga-harga biasanya memang naik, tidak hanya ayam ” ujar Linda.

Sampai pertengahan Desember ini permintaan daging ayam di kiosnya menurut Linda masih  normal.

“Rata-rata setiap hari laku sekitar 45 ekor ayam pedaging BR atau sekitar 90 kg (daging ayam).  Pembeli masih biasa-biasa saja, belum ada peningkatan. Kondisinya masih normal seperti hari biasa. Cuma harganya saja yang sudah naik,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved