AC Milan

Zlatan Ibrahimovic Pernah Nyaris Memukul Pelatihnya di AC Milan 9 Tahun Lalu, Ini Penyebabnya

Adriano Galliani, mantan CEO AC Milan, mengungkapkan kisah saat Zlatan Ibrahimovic nyaris menonjok wajah Massimiliano Allegri sembilan tahun silam.

Editor: Hermawan Aksan
MIGUEL MEDINA / AFP
Penyerang Swedia AC Milan, Zlatan Ibrahimovic merayakan gol kedua timnya melalui tendangan penalti pada pertandingan sepak bola Serie A Italia AC Milan vs Bologne di stadion San Siro di Milan pada 21 September 2020. 

TRIBUNJABAR.ID - Adriano Galliani, mantan CEO AC Milan, mengungkapkan kisah saat Zlatan Ibrahimovic nyaris menonjok wajah Massimiliano Allegri sembilan tahun silam.

Zlatan Ibrahimovic pertama kali berseragam AC Milan pada musim panas 2010.

Saat itu Zlatan Ibrahimovic tiba dengan status pinjaman dari Barcelona selama satu musim.

Selama dua musim di San Siro pada periode pertamanya, Ibrahimovic berhasil memenangkan satu gelar Liga Italia di bawah arahan Massimiliano Allegri.

Namun, hubungan Ibrahimovic dan Massimiliano Allegri diketahui tidak pernah akur,  meskipun sang bomber menjadi pilihan utama di lini depan.

Hubungan renggang keduanya terbukti saat Milan lolos ke babak perempat final Liga Champions 2011-2012.

I Rossoneri melaju meski sempat takluk 0-3 dari Arsenal di Emirates Stadium pada laga leg kedua babak 16 besar.

Ac Milan berhak melaju ke babak berikutnya lantaran berhasil meraih kemenangan 4-0 pada leg pertama di San Siro.

Baca juga: Prediksi Mengejutkan Fabio Capello tentang Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic Jika Sudah Pensiun

 
AC Milan memang lolos, tetapi Ibrahimovic dilaporkan sangat marah kepada Allegri kala itu.

Penyerang gaek asal Swedia tersebut kalap lantaran Allegri masih sempat memuji rekan-rekannya setelah kalah 0-3 dari Arsenal.

Mantan CEO Milan, Adriano Galliani, mengungkapkan kemarahan yang ditunjukkan Ibrahimovic kepada Allegri sembilan tahun silam dalam peluncuran buku sang bomber baru-baru ini.

Adriano Galliani menyebutkan bahwa wajah Allegri nyaris kena bogem mentah dari Ibrahimovic akibat strategi pelatih yang membawa dua penjaga gawang di bangku cadangan.

Pelati Juventus, Massimiliano Allegri, diusir wasit saat Juventus menghadapi Atalanta di perempat final Coppa Italia. Juventus dibantai 0-3 dalam laga itu.
Massimiliano Allegri

Galliani melihat Ibrahimovic adalah sosok yang tidak pernah puas dan itu adalah kualitas dari sang penyerang.

"Itu adalah pertandingan yang mengerikan, semua orang senang setelah pertandingan," kata Galliani, dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

"Namun, ketika kami memasuki ruang ganti, Ibra berteriak seperti orang gila."

"Dia hampir melayangkan pukulan ke arah wajah Allegri karena dia membawa dua penjaga gawang di bangku cadangan."

Baca juga: Dilanda Badai Cedera, AC Milan Incar Striker Jangkung Liverpool dan Winger Kidal Real Madrid

"Ibra tidak pernah bahagia."

"Dia tidak pernah puas dan dia selalu ingin hasil yang maksimal."

"Jika dia meraih hasil seri atau finis kedua, dia marah."

"Ibra tidak pernah puas dan ini adalah kualitas terbaiknya," ujar Galliani. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved