Minggu, 3 Mei 2026

Penemuan Mayat di Subang

Hari ke-118 Kasus Subang, Polisi Sempat Tanya Soal Bekas Luka di Kaki dan Tangan Danu

Polisi sudah mendapatkan petunjuk emas dan memeriksa sejumlah saksi, namun pelaku perampasan nyawa Tuti dan Amalia masih belum terungkap.

Tayang:
Tribun Jabar/Dwiki MV
Polisi yang mendatangi kembali TKP kasus Subang, perampasan nyawa ibu dan anak, pada Rabu siang ini. 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Pelaku kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, masih misterius.

Hari ini, Senin (13/12/2021), kasus Subang tersebut sudah memasuki hari ke-118.

Tuti dan Amalia ditemukan meninggal dunia pada tanggal 18 Agustus 2021, pagi hari.

Polisi sudah mendapatkan petunjuk emas dan memeriksa sejumlah saksi, namun pelaku perampasan nyawa Tuti dan Amalia masih belum terungkap.

Pada Senin lalu, (6/12/2021), polisi sempat menanyakan soal bekas luka pada kaki dan tangan, Muhammad Ramdanu alias Danu.

Dalam kasus Subang, Danu yang merupakan keponakan Tuti, termasuk satu di antara saksi kunci.

Baca juga: PERKEMBANGAN Kasus Subang, Kerucutkan Saksi Cari Titik Terang, Polisi Kantongi Calon Nama Tersangka?

Danu memang jadi sorotan polisi terutama karena membersihkan bak mandi di tempat kejadian perkara atau TKP kasus Subang di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, itu.

Dua korban, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, memang ditemukan meninggal di dalam bagasi mobil.

Namun, kedua jenazah tersebut ternyata sempat dimandikan sebelum dibawa ke bagasi mobil yang terparkir di halaman rumah di Dusun Ciseuti itu.

Danu mengakui dialah yang membersihkan bak mandi tempat Tuti dan Amalia dibersihkan.

 Danu juga mengakui bahwa dia menemukan cutter dan gunting di dalam bak mandi yang dia bersihkan.

Kini, Danu kembali jadi sorotan setelah terdapat bekas luka di tubuhnya.

Luka itu ada di kaki dan tangan Danu dan polisi sudah meminta keterangan soal hal tersebut.

Baca juga: Saat Saksi KASUS SUBANG Sakit, Sosok Ini Diingatnya, Ingin Terungkap Sebelum 18 Desember

Pengacara Danu, Achmad Taufan, lantas menjelaskan apa yang menyebabkan kaki dan tangan Danu ada bekas luka.

"Danu itu sensitif, garuk-garuk sedikit udah luka," ujar Achmad Taufan, pengacara Danu.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved