Jenama Clothing Loud n Clear Siapkan Kejutan di Akhir Tahun
Pelaku usaha harus melakukan berbagai adaptasi dan inovasi guna mempertahankan bisnis di tengah Pandemi Covid-19
TRIBUNJABAR.ID - Pelaku usaha harus melakukan berbagai adaptasi dan inovasi guna mempertahankan bisnis di tengah Pandemi Covid-19. Namun jenama fashion lokal Loud n Clear justru tidak mengubah banyak strategi bisnis selama pandemi berlangsung.
Meski begitu founder brand Eka Saputra, tengah menyiapkan gebrakan baru dari Loud n Clear. Pada bulan Desember ini. Menurutnya Loud n Clear akan mengeluarkan beberapa artikel yang tidak biasa.
"Bulan Desember ini akan ada gebrakan baru dari Loud n Clear. Kami akan mengeluarkan artikel yang segar, konsep baru dan tentunya diawali dengan discount yang menarik," kata Eka dalam rilisnya, Sabtu (11/12/2021).
Menurut Eka, artikel yang akan segera dirilis nanti, menjadi pilot project bagi brandnya. Pasalnya, baru pertama kali ini mengubah segmentasi pasar. Awalnya, Loud n Clear bertemakan musik dan skateboard.
Baca juga: Perjuangan Loud n Clear, Brand Clothing Lokal Bandung, Merintis dari Nol Kini Tembus Pasar Nasional
"Konsep sekarang lebih meluas aja bisa masuk semua segmen. Kita sih lebih mengikuti zaman, seperti desain yang lebih explore dan akan ada oversize fit, yang sekarang sedang marak di dunia clothing line," ujarnya.
Eka mengatakan, meski sudah memperluas segmen, pasar musik dan skateboard tetap ada di Loud n Clear. Sebabnya, lingkungan dari awal Loud n Clear berdiri di segmen musik dan skateboard.
"Sepertinya harus mengikuti zaman, idealis boleh tapi realistis juga, kami menghadapi berbagai permintaan dari pasar, perlahan kita akomodir permintaannya," kata Eka.
Baca juga: Ada Peran Kim Jeffrey Kurniawan Saat Beckham Putra Memulai Bisnis Clothing
Tidak hanya itu, untuk ke depannya, Loud n Clear tidak hanya memproduksi pakaian untuk kaum adam. Perlahan, ia akan memproduksi pakaian dan juga aksesoris untuk kaum hawa.
"Selain itu, kami udah rencanakan beberapa kolaborasi dengan brad lain dan beberapa orang, karena di masa pandemi ini sesama pelaku usaha jangan selalu mikirin persaingan harus banyakin kolaborasi," katanya.