Jabar Wacanakan Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Dapat Bansos, Banyak yang Sulit Divaksin karena KTP

Pemprov Jabar mewacanakan sertifikat vaksin jadi syarat untuk mendapat bansos.

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Ilustrasi vaksinasi. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewacanakan penggunaan sertifikat vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu syarat warga untuk bisa menerima bantuan sosial.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menggenjot partisipasi warga dalam vaksinasi Covid-19.

"Saya itu akan mengusulkan ke Dinsos kirim bansos asal warga mau divaksin," kata Kepala Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jawa Barat, Dedi Supandi, saat menjadi pembicara pada acara Sharing Session Outlook Jabar 2022 yang diadakan Pokja PWI Gedung Sate di Bandung, Rabu (9/12/2021).

Menurut Dedi, Pemprov Jabar hingga penghujung tahun 2021 tengah ini menggenjot vaksinasi Covid-19. 

Ia mengatakan biasanya target vaksinasi per hari biasanya mencapai 400 ribu dosis namun sekarang turun menjadi 160 ribu.

Walaupun demikian, angka vaksinasi Jabar tersebut masih tertinggi bandingkan provinsi lain di Indonesia.

"Vaksin kita surplus dua juta dosis. Karena kita kekurangan target atau orang yang mau divaksin," ujar Dedi.

Dia mengatakan, saat ini di daerah terutama di desa-desa, sudah sulit untuk mencari warga yang mau divaksin.

Salah satu penyebabnya, karena warga di daerah banyak yang tak punya KTP sebagai syarat vaksinasi.

"Dan puskesmas pun menolak warga yang mau divaksin kalau tidak ada KTP. Karena puskesmas juga percuma kalau memvaksin tak ada NIK-nya. Termasuk Lansia, tidak divaksin padahal mereka ingin vaksin tapi tak punya NIK juga," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Dedi, pihaknya mewacanakan penggunaan sertifikat vaksin sebagai salah satu syarat bagi warga agar bisa menerima Bansos Covid-19. Dan meminta Disdukcapil memudahkan warga membuat KTP.

"Nanti syarat warga bisa menerima bansos kalau menunjukkin kartu vaksin," katanya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, total distribusi vaksin Covid-19 yang diterima Jabar 53,3 juta dosis vaksin dan adapun realisasinya, 43,5 juta dosis vaksin.

"Per enam Desember, dosis pertama vaksin 19 di Jabar 66,72 persen. Sedangkan dosis kedua 47,64 persen," katanya.

Baca juga: Iing Semringah Dapat Motor Baru Saat Mengikuti Gebyar Vaksinasi Presisi Polres Tasikmalaya Kota

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved