Breaking News:

Mengenal Venture Builder, Erwin Senjaya Hartanto Sering Bantu Perusahaan Start Up Kembangkan Ide

Perkembangan teknologi memungkinkan setiap orang jadi pengusaha dengan mengembangkan ide dan kreasinya.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Mengenal Perusahaan Venture Builder yang Sering Bantu Perusahaan Start Up Kembangkan Idenya 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Perkembangan teknologi memungkinkan setiap orang jadi pengusaha dengan mengembangkan ide dan kreasinya. 

Hanya saja, pada prakteknya, menurut Erwin Senjaya Hartanto, pemilik venture builder PT. Wira Global Solusi Tbk (WGSHub), banyak start up kesulitan untuk biaya perangkat lunak, tenaga ahli, dan infrastruktur teknologi informasi yang tidak murah. Sehingga, go digital di era revolusi menjadi ganjalan bagi mereka.

Biasanya, untuk membantu para start up, ada kehadiran venture builder, perusahaan yang menampung sumber daya, modal sekaligus sarana bagi yang ingin memulai sebuah startup.

Sehingga, melalui venture builder Indonesia ini, perusahaan rintisan bisa dengan lebih efisien sesuai dengan ide-ide yang sudah dicetuskan.

Baca juga: Yulia Dipenjara saat Lansia, Diduga Jadi Korban Ketidakpastian Hukum PN Purwakarta

Erwin Senjaya Hartanto bersama kakak iparnya, membangun perusahaan venture builder PT. Wira Global Solusi Tbk (WGSHub).

"Di sini lah peran WGSHub sebagai Venture Builder menjadi solusi. Kami datang bukan sebagai vendor namun sebagai mitra,” ujarnya saat ditemui di Kota Bandung, Senin (6/12/2021).

Ia menuturkan, WGSHub dengan ticker symbol atau kode WGSH menargetkan potensi pendapatan mencapai 3-5 persen dari potensi ekonomi digital 2025 yang menjadi misi Presiden Jokowi.

Untuk merealisasikan target tersebut WGSH telah memiliki lebih dari 20 jenis hak kekayaan intelektual dan didukung oleh lebih dari seratus programmers.

Bahkan, sejumlah perseroan startup sudah mulai bergabung, di antaranya ada Luxury Social Commerce whizliz.com, Industrial Education techpolitan.co dan Software as a service pagii.co.

Baca juga: Lansia dari Bekasi Positif Covid-19 usai Pulang dari Turki, Terpapar Omicron?

Adapun pipeline yang sedang dikembangkan, di antaranya sektor jasa, edukasi, F&B, Fashion Commerce dan Property Social Commerce, melalui Initial Public Offering (IPO).

Pihaknya berharap, bersama WGSH para pelaku startup dapat meningkatkan pertumbuhan portfolio dan mengakselerasi potensi bisnis startup yang saat ini sudah ada di pipeline secara exponential growth.

"Harapan kami, dengan status perusahaan publik, kami dapat bersinergi dengan founders dan menyeleksi lebih banyak pipeline perusahaan SME dan family business. Hanya yang visioner dan terbaik yang kami pilih sebagai mitra kami.” kata Erwin Senjaya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved