Korban Erupsi Gunung Semeru Evakuasi Kambing dan Mengais Uang Rp 50 Juta di Balik Abu Vulkanik

Kambing-kambing itu selamat dari awan panas guguran Gunung Semeru karena kandang dibuat cukup tertutup dan tipe panggung.

TribunJatim.com/ Danendra Kusuma
Sejumlah warga Dusun Curah Kobokan,Lumajang, berupaya mengevakuasi harta benda di rumah masing-masing setelah erupsi Gunung Semeru, Minggu (5/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, LUMAJANG- Erupsi Gunung Semeru menghancurkan rumah-rumah di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (4/12/2021). Satu di antaranya rumah milik Holil Fauzi (43).

Meski sebagian besar harga bendanya lenyap ditelan awan panas, Holil tidak kehilangan harapan untuk mencari barang yang mungkin masih tersisa di rumahnya.

Pada Minggu (5/12/2021), ia kembali ke rumahnya. Di sana, ia masih menemukan lima kambing yang masih hidup.

Kambing-kambing itu selamat dari awan panas guguran Gunung Semeru karena kandang dibuat cukup tertutup dan tipe panggung.

"Atap kandang hancur. Beruntung kambing masih tetap hidup. Rumah saya juga hancur tak bersisa," katanya, kepada Surya Minggu (5/12).

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Ini Kondisi 7 Gunung Api di Jabar, dari Mulai Salak, Guntur, Sampai Ciremai

Holil mengevakuasi kambingnya dengan mobil pikap. Karena akses jalan dusun yang berlumpur dan licin, mobil pikapnya tak bisa melintas.

Ia pun harus berjalan 1,5 kilometer dari titik parkir pikap ke rumahnya. Pulangnya, ia menuntun kambing-kambing dari rumah ke parkiran mobil.

"Kambing ini saya evakuasi ke rumah kerabat di Desa Sumbermujur agar lebih aman. Keluarga saya selamat dari erupsi," ujar Holil.

Sementara itu, warga Dusun Curah Kobokan lain, Hari kembali ke rumah pasca erupsi Gunung Semeru untuk mengambil mobil Mitsubishi Xpander N 1906 ZD miliknya.

Mobil itu ia parkir di garasi rumah. Awan panas guguran menerpa rumahnya hingga hancur. Puing-puing rumah lantas menghantam mobilnya.

Baca juga: Pernah Mendaki Gunung Semeru Bareng Al & Dul, El Rumi Kenang Pendakian Tulis Doa Terbaik untuk Warga

Mobil milik Hari pun mengalami kerusakan cukup parah. Kaca depan dan spion pecah. Bodi penyok dan dipenuhi abu vulkanik.

"Kalau ditotal, kerugian saya mencapai ratusan juta. Mobil ini rencananya saya evakuasi ke rumah saudara. Baru kemudian diperbaiki," paparnya.

Selain mobil, Hari sempat mengamankan uang puluhan di rumahnya. Uang tersebut terpendam abu vulkanik.

"Saya mengais uang di tumpukan abu vulkanik. Yang berhasil diamankan Rp 50 juta. Sisanya rusak terbakar," terangnya.

Hari bisa selamat dari ganasnya awan panas guguran Gunung Semeru karena sedang tidak ada di rumah. Pada waktu yang sama, Hari kebetulan mendatangi acara di wilayah Pronojiwo.

Anak dan istrinya bisa menyelamatkan diri dengan berlari sebelum Gunung Semeru memuntahkan awan panas. (Penulis: Danendra Kusuma)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kisah Pilu Holil yang Berusaha Selamatkan Hewan Ternak dari Erupsi Gunung Semeru: Rumah Saya Hancur

Sumber: TribunJatim.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved