Breaking News:

Hari ke-107, Pelaku Kasus Subang Hapus Sidik Jari di Mobil, tapi Jejaknya Tertinggal di Tembok

Beberapa temuan kasus Subang mengarah pada pelaku yang diduga mengerti ilmu forensik.

Tribun Jabar/Dwiki MV
Petugas kepolisian saat kembali mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Beberapa temuan kasus Subang mengarah pada pelaku yang diduga mengerti ilmu forensik.

Ciri-ciri pelaku adalah sosok yang hati-hati hingga membersihkan sidik jari di lokasi kejadian di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang.

Hingga hari ke-107 yang terhitung sejak 18 Agustus 2021, kasus Subang belum terpecahkan.

Ahli forensik dari Mabes Polri, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti paham mengapa kasus Subang sangat lama diungkap.

Disebutkan ahli forensik itu, di antara penyebabnya adalah jejak pembunuhan ibu dan anak di subang itu sangat samar karena sengaja dihilangkan oleh pelaku.

Dokter Hastry yakin kalau pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang sangat paham ilmu forensik sehingga bisa bertindak sedemikian sempurna untuk menghilangkan jejak-jejak.

Pernyataan dr Hastry ini diungkapkan di channel Youtube Denny Darko, Selasa (23/11/2021).

Kondisi jenazah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu saat ditemukan di dalam bagasi mobil memang sudah bersih.

Pelaku memandikan dan membersihkan jenazah keduanya sebelum memasukkan ke dalam mobil Alphard yang diparkir di depan rumah mereka di Dusun Ciseuti, Subang, Jawa Barat.

Selain sudah memandikan, pelaku juga mengelap sejumlah tempat di Tempat Kejadian Perkara atau TKP, termasuk di antaranya setir mobil dan pintu-pintu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved