TRAGIS, Sopir Taksi Ini Dua Kali Jadi Korban Pembegalan, yang Kedua Bikin Dia Kehilangan Nyawanya

Selamat dari pembegalan, M Idris kembali menjadi korban perampasan disertai kekerasan di Medan, Rabu (1/12/2021) dini hari.

Editor: Ravianto
Ilustrasi jenazah di kamar mayat. Seorang sopir taksi online di Medan kehilangan nyawanya setelah dirampok. Perampokan ini merupakan pembegalan kedua yang dia alami. 

TRIBUNJABAR.ID, MEDAN - Nahas benar nasib pria dari Medan ini.

Sempat selamat dari pembegalan, pria itu kembali jadi korban perampokan namun kali ini dia harus kehilangan nyawanya.

Di pembegalan pertama, pria bernama M Idris ini dirampok dan mobilnya dibawa kabur.

Dia kemudian dibuang di dekat pemakaman di Binjai.

Selamat dari pembegalan, M Idris kembali menjadi korban perampasan disertai kekerasan di Medan, Rabu (1/12/2021) dini hari.

Kali ini, M Idris harus kehilangan nyawanya.

Kronologi

Seorang sopir taksi online bernama M Idris (42) ditemukan tewas tergeletak di jalan, Rabu (1/12/2021) dini hari.

Adapun lokasinya di Jalan Inspeksi, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sumatera Utara.

Sopir taksi online itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Sebab, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka memar.

Selain itu, juga ditemukan luka di bagian leher dan tangan kanan.

Pelaku diduga membawa kabur mobil sedan warna putih milik korban.

Kapolsek Deli Tua, AKP Zulkifli Harahap mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua orang remaja, yakni IMH (17) dan MRF (16).

"Saksi melihat korban tergeletak di jalan, lalu memberitahukan ke warga lain dan ada yang menghubungi kita," katanya, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved