Breaking News:

Preman Kampung di Tasik Mengamuk, Gagal Temui Pujaan Hati, Ancam Culik dan Bakar Rumah Warga

Uci sempat memukul dua warga dan merusak kendaraan. Ia lalu mengancam membakar rumah warga.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Dokumentasi Polres Tasikmalaya
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, merilis empat tersangka kasus pengeroyokan preman kampung di Cikalong, di Mapolres, Rabu (1/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Uci Sanusi Pane (50) korban tewas aksi amuk massa di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, ternyata banyak berulah hingga membuat warga benar-benar kesal.

Tidak hanya memukul dua warga serta merusak sebuah kendaraan, Uci yang diduga preman kampung juga mengancam akan menyulik warga satu per satu.

"Korban pun mengancam akan membakar rumah warga," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, di Mapolres, Rabu (1/12/2021).

Seperti diketahui, Uci berulah seperti itu setelah gagal menemui pujaan hatinya, Sun (45), warga Kampung Bantarsari, Desa Linggajaya, Cikalong.

Uci menuding warga sengaja menyembunyikan Sun, hingga akhirnya mengamuk memukuli warga, merusak kendaraan, dan berteriak-terikan mengeluarkan kata-kata ancaman.

Warga yang sudah berkerumun karena mendengar teriakan korban, akhirnya tak bisa menahan diri dan langsung melakukan pengeroyokan hingga tewas.

Polres Tasikmalaya sudah memintai keterangan sekitar 35 warga, dan lima orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah P (31), S (21), S (54), Mi (34) dan M (54).

Semuanya warga Kampung Bantarsari, Desa Linggajaya, Cikalong.

Mereka dikenai pasal 170 KUHP junto pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Baca juga: Gagal Temui Pacar, Pria di Tasik Ini Malah Teriak-teriak dan Tantang Warga, Akhirnya Dikeroyok

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved