Penemuan Mayat di Subang
Kasus Subang Diambil Alih Polda Jabar, Polisi Perluas Penyidikan, Tempat Ini Jadi Perhatian Petugas
Polda Jabar tak hanya fokus pada keterangan saksi-saksi kunci tapi juga meminta keterangan tentang yayasan milik Yosef
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kasus Subang kini tak hanya fokus pada pemeriksaan saksi-saksi kunci yang intesn jalani pemeriksaan. Setelah kasus penemuan mayat di Subang diambil alih oleh Polda Jabar, sejumlah saksi yang sudah lama tak dipanggil, kini dipanggil kembali.
Bahkan terdapat beberapa saksi lain yang juga dipanggil untuk dimintai keterangannya.
Dari sejumlah saksi yang dipanggi termasuk istri muda Yosef, Mimin Mintarsih dan dua anak tiri Yosef, ada juga saksi lainnya.
Baca juga: Dipanggil Polisi Soal Kasus Subang, Anak Tiri Beberkan Gerak-gerik Yosef di Rumah, Mimin Ditanya Ini
Sejumlah saksi diminta keterangan soal keberadaan mereka di malam sebelum jasad Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan di dalam mobil Alphard.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada malam sebelum kejadian kasus Subang, Yosef berada di rumah bersama korban.
Namun malam itu, Yosef tak menginap di rumah dan pergi pamit untuk ke rumah istri muda.
Sementara, dari penuturan salah anak tiri Yosef, saat malam sebelum kejadian kasus Subang, tak ada di rumah karena sedang bersama teman-temannya.
Tak hanya soal kebaradaan saksi pada malam sebelum kejadian, pemeriksaan saksi juga mulai diperluas dengan penggalian keterangan soal tempat ini yakni yayasan milik keluarga Yosef.
Baca juga: 105 HARI KASUS SUBANG, Pemeriksaan Saksi Meluas, Saksi Baru Dipanggil, Petunjuk Mengarah ke Yayasan?
Polisi juga mengaitkan kasus ini dengan Yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef.
Hal ini terungkap dari sejumlah saksi yang diperiksa di Maoolres Subang pada Selasa (30/11/2021).
Dua saksi yang diperiksa yakni Opik dan Kosasih. Kosasih sendiri merupakan pegawai SMK Bina Prestasi Nasional, sekolah swasta yang dikelola Yosef dan keluarganya.
Kosasih mengatakan,penyidik dari Polda Jabar layangkan sebanyak 15 pertanyaan.
"Paling 15 pertanyaan kalo enggak salah tuh yah," ucap Kosasih saat selesai diperiksa di Mapolres Subang, Selasa (30/11/2021).
Saat ditanya, materi yang diajukan penyidik kepada dirinya, ia hanya menjawab seputar aktivitas dari sekolah SMK Bina Prestasi Nasional itu sendiri.
"Kalo saya cuman ditanya terkait aktivitas di sekolah aja, ga ada pertanyaan lain," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/miin.jpg)