Breaking News:

Ibu-ibu di Karawang Ini Semangat Bisa Menghemat Biaya dengan Tanaman Bumbu Dapur dan Tanaman Obat

Belasan orang kelompok wanita tani (KWT) di Desa Pasirtelaga, Kecamatan Telagasari, Karawang kembangkan ketahanan pangan melalui pekarangan rumah

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/CIKWAN SUWANDI
Ibu-ibu di Desa Pasirtelaga, Kecamatan Telagasari, Karawang, mengembangkan tanaman obat dan bumbu dapur di pekarangan rumah. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG - Belasan orang kelompok wanita tani (KWT) di Desa Pasirtelaga, Kecamatan Telagasari, Karawang mengembangkan ketahanan pangan melalui tanaman pekarangan rumah.

Para kelompok tani yang kebanyakan kaum emak-emak itu, menanam tanaman sesuai dengan kebutuhan dapur rumah tangga.

"Pemanfaatan pekarangan adalah ranahnya ibu-ibu ya, karena ibu-ibu yang masak, ibu-ibu yang paling paham kebutuhan keluarga, ibu-ibu pula yang menjaga agar anggota keluarga lebih sehat dan baik. Ibu-ibu juga yang paling semangat kalau bisa menghemat pengeluaran rumah tangga dari memanfaatkan pekarangan ini,” ujar Dosen Fakultas Pertanian Unsika, Kuswarini dalam penyuluhan, Rabu (1/12/2021).

Pemanfaatan pekarangan rumah bagi KWT di Pasirtelaga merupakan program pengabdian masyarakat dari mahasiswa dan dosen Unsika.

Pada pelaksanaan pendampingan dilakukan oleh Kuswarini, Vera Octavia, dan mahasiswa.

"Pemanfaatan pekarangan efektif sebagai penunjang ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup keluarga atau rumah tangga," katanya.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Fatimah Azzahra mengatakan, bahwa pekarangan rumah dapat ditanami apotek hidup berupa tanaman obat keluarga dan dapur hidup berupa bumbu dapur serta sayur-sayuran yang dapat dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

Budaya menanam di pekarangan rumah, kata Fatimah, perlu dikembalikan kembali kepada masyarakat di Karawang.

"Tentu hal ini akan memberikan dampak positif lebih jauh seperti penghematan pengeluaran rumah tangga, atau lebih dekatnya adalah konsumsi yang lebih segar dan sehat karena langsung dari pekarangan sendiri," ujar Fatimah.

Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, pemanfaatan pekarangan juga bisa menghasilkan ekonomi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved