Breaking News:

UMK 2022

Buruh Purwakarta Ancam Mogok Daerah & Lakukan Aksi Sweeping Pabrik, Bupati: Lebih Baik Duduk Bersama

Buruh di Purwakarta mengancam melakukan mogok daerah dan nasional serta melakukan sweeping.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar
Aksi longmarch unjuk rasa kenaikan upah buruh di Jalan Tengah, Kabupaten Purwakarta, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561/ Kep.732-Kesra/ 2021 Tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022, telah melukai hati para buruh.

Buruh di Purwakarta mengungkap akan melakukan aksi dengan mengajukan gugatan ke PTUN dan mogok massal berskala daerah dan nasional pada tanggal 6,7,8 Desember.

Presidium Aliansi Buruh Purwakarta (ABP) Wahyu Hidayat mengatakan, ia kecewa karena keputusan tersebut masih mengacu pada peraturan pemerintah nomor 36 (PP 36) tahun 2021 tentang pengupahan.

"Ini merupakan cermin ketidakadilan seorang pemimpin daerah yang ketakutan jabatannya dihilangkan, subsidinya dihilangkan, maka rakyat yang menjadi korban," ujar Wahyu melalui pesan tertulis, Rabu (1/12/2021).

Wahyu menambahkan para buruh tidak akan pernah menyerah melawan ketidakadilan upah murah tersebut.

Hingga kini, kata Wahyu, para buruh di Jawa Barat masih menunggu keputusan Gubernur Jawa Timur terkait keputusan pengupahan tahun 2022.

Jika hasilnya Gubernur Jawa Timur berani tidak memakai PP 36 maka, buruh di Jawa Barat khususnya  di Purwakarta akan melakukan intruksi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk melakukan mogok daerah, selain itu pihaknya juga akan menempuh proses peradilan.

"Kami akan menempuh proses peradilan, karena kita sebenarnya sudah mendapatkan rekomendasi dari bupati. Dan itu hasil kesepakatan dari Apindo, pemerintah dan serikat pekerja, sayangnya itu dimentahkan oleh gubernur dengan mengeluarkan SK berpatokan pada PP 36," kata dia.

Wahyu menambahkan, Keputusan Gubernur tersebut memang sudah keluar, tapi itu tidak serta merta menghentikan upaya para buruh untuk memperjuangkan haknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved