Breaking News:

Garut PPKM Level 2, Sekda: Bisa Napas Dulu Genjot Ekonomi Sebelum Masuk PPKM Level 3 di Akhir Tahun

Kabupaten Garut akhirnya bisa kembali menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 setelah sebelumnya berjibaku di lev

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Sekda Garut, Nurdin Yana 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
 
 
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kabupaten Garut akhirnya bisa kembali menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 setelah sebelumnya berjibaku di PPKM level 3.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

Ia menjelaskan dengan turunnya level tersebut akan ada sejumlah pelonggaran. 

"Kami turun ke level dua, ada sejumlah kelonggaran termasuk di sektor ekonomi," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Selasa (30/11/2021). 

Menurut Nurdin seharusnya Kabupaten Garut sudah memasuki PPKM level 2, dua minggu yang lalu. 

Namun karena pusat terlalu cepat menghitung angka capaian vaksinasi di Garut yang menyebabkan data vaksinasi dalam dua hari di Garut tidak terinput. 

"Dua minggu kemarin periode tanggal 16 seharusnya kita sudah masuk ke level 2, tapi pusat terlalu cepat menghitung,  akhirnya baru level dua sekarang," ucapnya. 

Diharapkannya dengan turunnya level PPKM di Garut bisa kembali memulihkan sektor ekonomi meski pun pada 24 Desember statusnya akan kembali berubah ke PPKM level 3 karena kebijakan pemerintah dalam menekan gelombang Covid-19 ketiga. 

"Tapi ya setidaknya sekarang bisa napas dulu untuk pemulihan ekonomi, meskipun nanti pemerintah pusat pada 24 sampai 2 Januari (2022) akan menerapkan PPKM level 3 untuk menekan gelombang ketiga," ungkapnya. 

Namun demikian Nurdin menekankan masyarakat untuk tidak terlena, ia berharap protokol kesehatan tetap ketat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

Di samping itu pihaknya terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 yang saat ini Kabupaten Garut hampir mencapai 60 persen. 

"Kita genjot terus, target kita di akhir 2021 vaksinasi mencapai 70 persen," ucapnya. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved