Breaking News:

Tahanan Kasus Asusila Meninggal di Dalam Sel, Polisi Berstatus Tahanan Diduga Ikut Menganiaya

Seorang tahanan Unit Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, Hendra Syahputra, diduga meninggal dunia karena dianiaya sesama

Editor: Ravianto
Pixabay.com
Ilustrasi. Seorang tahanan Unit Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, Hendra Syahputra, diduga meninggal dunia karena dianiaya sesama tahanan. 

TRIBUNJABAR.ID, MEDAN - Seorang tahanan Unit Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, Hendra Syahputra, diduga meninggal dunia karena dianiaya sesama tahanan.

Hendra tewas di dalam sel tahanan di Rutan dengan luka memar di bagian pelipis dan bagian tubuh lainnya.

"Iya benar diduga dianiaya," kata Pendamping hukum adik korban bernama Hermansyah, Sumantri SH kepada Tribun Medan, Rabu (24/11/202).

Dikatakannya awalnya Hendra ditangkap 11 November 2021 oleh Polrestabes Medan.

Lalu terbit surat penahanan dan korban ditahan pada 12 November 2021.

Dijelaskan proses berjalan tiba-tiba meninggal tadi malam Selasa 24 November 2021.

Adapun sejak pukul 09.00 WIB korban sudah diautopsi di RS Bhayangkara.

Namun sampai saat ini pihak keluarga masih menunggu hasilnya.

"Rupanya ada memar di bagian pelipis mata, tangan, dan bagian badan lainnya," ujarnya.

Dikatakannya terkait kasus ini harus diproses secara hukum seadil - adilnya. Sebab, korban dibawa untuk ditahan dalam keadaan sehat dan tiba - riba meninggal sakit di RS Bhayangkara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved