Breaking News:

Edwin Pertanyakan Walk Out PSI Saat Paripurna RAPBD Bandung 2022, Saat Rapat Banggar Tak Bersuara

Menurut Edwin Senjaya, PSI tak mengeluarkan pendapat saat rapat di Badan Anggaran dan walk out saat paripurna.

Penulis: Tiah SM | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Cipta Permana
Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya mempertanyakan sikap PSI yang melakukan walk out saat Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung terkait  RAPBD 2022.

Menurut Edwin aksi walk out hak semua orang, tapi seharusnya dibicarakan saat pembahasan Badan Anggaran.

“Saat rapat Banggar, semua punya hak untuk menyampaikan pedapatnya. Namun anggota dari PSI tidak menyampaikan pendapat,” ujar Edwin melalui telepon, Senin (29/11/2021).

Edwin mengatakan, semua anggota dewan dan anggota fraksi punya hak untuk menyampaikan pendapatnya, saat rapat  banggar.

“Semua fraksi, termasuk fraksi Partai Golkar menyampaikan pendapat saat rapat Banggar. Atas usulan tersebut pihak eksekutif melakukan perubahan anggaran di beberapa alokasi yang memang harus diperbaiki,” ujar Edwin .

Edwin mengatakan, Fraksi PSI tidak pernah menyampaikan pendapatnya apalagi menyampaikan keberatan, tapi saat sidang paripurna walk out dan menilai APBD tidak berpihak kepada rakyat. 

Edwin menilai, untuk struktur APBD sudah berpihak pada rakyat, yang  harus dipantau sekarang adalah bagaiamana Pemkot Bandung menggunakan anggaran tersebut.

“Jangan sampai terjadi ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan. Seperti lamanya mengurus perizian, dan dokumen-dokumen lainnya," ujar Edwin.

Menanggapi tunjangan perumahan DPRD Kota Bandung naik Rp 20 juta, menurut Edwin hal yang wajar karena DPRD Provinsi juga naik mencapai Rp 71 juta per bulan. DPRD Kota Bandung mengikuti DPRD Provinsi.

"Tunjangan rumah semula Rp 30 juta, (kini) naik Rp 20 juta karena ada pemangkasan anggaran perjalanan dinas cukup besar dari Rp 4 juta jadi Rp 500 ribu," ujar Edwin.

Menurut Edwin, gaji anggota dewan jangan dibandingkan dengan pegawai lain karena anggota dewan harus mengeluarkan uang untuk kebutuhan konstituen setiap harinya.

Baca juga: Anggota DPRD Bandung dari PSI Walk Out dari Paripurna Bahas RAPBD, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved