Rabu, 20 Mei 2026

Antisipasi Gelombang Tiga Covid-19, Pemerintah Jabar Siapkan Pasokan Oksigen

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui BUMD PT Migas Hulu Jabar (MUJ) mempersiapkan stok oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di Jabar. 

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Pixabay
Tanda awal terpapar Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui BUMD PT Migas Hulu Jabar (MUJ) mempersiapkan stok oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di Jabar. 

Walaupun angka penyebarannya melandai sejak beberapa bulan terakhir, persiapan ini dilakukan untuk menghadapi potensi gelombang ketiga penyebaran Covid-19, terutama dengan ditemukannya varian Omicron di luar negeri.

"Kemarin penanggulangan kuratif, banyak yang kena masuk rumah sakit, terus penuh kekurangan oksigen. Semoga tidak terulang lagi dengan adanya peningkatan vaksinasi," tutur Direktur Utama MUJ Begin Troys, di sela vaksinasi massal di area Kiara Artha Park, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Senin (29/11).

Baca juga: Pasien Pertama Virus Omicron Tularkan Covid-19 Karena Pakai Masker Berkatup

Begin memastikan bahwa Posko Oksigen Jabar masih terus berjalan sambil melihat perkembangan kasus Covid-19. Ia pun memastikan bahwa seluruh perangkat untuk pasokan oksigen dalam kondisi siaga, seperti iso tank dan lainnya.

"Walaupun ada perangkat yang sudah dikembalikan, tapi ketika dibutuhkan tentu akan segera disiapkan. Tentu dengan pengalaman dan manajemen kemarin, supaya pasokan oksigen saat ini lebih baik," ujarnya.

Ia mengatakan gelombang kedua penyebaran Covid-19 di Jabar pada Mei lalu menjadi pelajaran berharga betapa pentingnya pasokan oksigen untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: Universitas Bhakti Kencana Optimalkan Informasi Dan Edukasi Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19

"Kemarin kan keteteran. Learning by doing. Sekarang sudah punya pengalaman terus beberapa rumah sakit sudah punya storage oksigen. Kemudian dari segi supply kita juga sudah punya peta," kata Begin.

Dalam kesempatan tersebut, MUJ Group (PT MUJ ONWJ & PT ENM) melalui kegiatan CSR perusahaan kembali menggelar vaksinasi massal di area Kiara Artha Park, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung. Vaksinasi yang menyasar warga Bandung ini bagian dari rangkaian HUT MUJ ke-7.

"Hari ini di Kota Bandung untuk dosis pertama ada 500 dosis vaksin Sinovac yang kita siapkan," kata Begin.

Sebelumnya, kata Begin, MUJ sebagai BUMD Jabar berkolaborasi dengan pemerintah dan kelompok masyarakat, dalam penyelenggaraan vaksinasi di 15 kabupaten/kota di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dimana total sekitar 18.000 dosis yang sudah diterima masyarakat.

Menurut Begin, penanganan pandemi Covid-19 bersifat mitigatif. Oleh karenanya, Begin pun mengimbau masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pihaknya pun tak berharap, lonjakan kasus Covid-19 di Jabar seperti beberapa waktu lalu terulang kembali di akhir tahun ini.

Asisten Daerah (Asda) II Kota Bandung, Eric M Ataurik, menambahkan Pemkot Bandung menyambut baik pelaksanaan gebyar vaksinasi yang diselenggarakan oleh MUJ.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah selain menerapkan prokes dan meningkatkan herd immunity melalui vaksinasi. Pihaknya pun berharap, melalui kegiatan tersebut, capaian 98 persen vaksinasi di Kota Bandung dapat segera tercapai pada tahun 2021 ini.

"Di akhir November ini mudah-mudahan bisa 100 persen dan harapannya akhir Desember vaksin II juga bisa 100 persen tercapai," tambah Eric.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved