Breaking News:

Persib Bandung

Analisis Persib vs Arema FC, Asep Soemantri: Pemain Lawan Leluasa Berhadapan dengan Bek dan Kiper

Tekanan sejak menit awal ke lini pertahanan lawan, menjadi gaya permainan Persib Bandung, tidak terlihat saat lawan Arema FC

Penulis: Cipta Permana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Persib.co.id
Mantan pemain dan eks asisten pelatih Persib Bandung, Asep Soemantri. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Mantan pemain Persib Bandung, Asep Soemantri, menilai absennya Mohammed Rashid di lini tengah cukup berdampak pada penguasaan dan aliran bola ke lini serang Maung Bandung saat melawan Arema FC di Liga 1 2021/2022

Menurutnya, saat lawan Arema FC pada Minggu (28/11/2021). berkali-kali para pemain Persib Bandung kehilangan sentuhan dan gagal melakukan operan-operan pendek yang biasa dilakukan di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Ia pun menyayangkan kekekalahan kedua Persib Bandung di kompetisi musim ini.

"Banyak pemain Persib yang sering kehilangan bola dan salah dalam melakukan umpan. Pola komunikasi antarpemain juga seperti ada yang terputus. Akibatnya antarpemain salah dalam memahami aliran bola,” ujar Asep Soemantri saat dihubungi melalui telepon, Minggu (28/11/2021).

Selain itu, Persib pun bermain tidak seperti biasanya. Tekanan sejak menit awal ke lini pertahanan lawan, yang menjadi gaya permainan Maung Bandung di beberapa pertandingan sebelumnya, tidak terlihat saat lawan Arema FC.

Pemain Persib Bandung Frets Butuan berebut bola dengan pemain Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (28/11/2021). Dalam laga itu, Persib kalah 0-1.
Pemain Persib Bandung Frets Butuan berebut bola dengan pemain Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (28/11/2021). Dalam laga itu, Persib kalah 0-1. (Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin)

Baca juga: Buruknya Performa Persib Bandung di Dua Momen Penting dan Berharga, Ini Kata Pelatih Robert Alberts

Sebaliknya, seolah-olah lawan diberikan keleluasaan untuk mendominasi permainan dan terus mekanan.

Akibat dari keleluasaan Arema FC memainkan bola, para pemain Persib hanya bisa mengandalkan bola-bola panjang langsung ke lini depan.

Rapatnya pertahanan dan man to man marking pemain Arema FC terhadap Wander Luiz dan Geoffrey Castillion membuat beberapa peluang tersebut tidak efektif. 

Bola-bola yang dipantulkan oleh para striker ke gelandang pun, lanjutnya, tidak dapat dimaksimalkan untuk mengancam gawang lawan.

"Kita bisa lihat berkali-kali, baik Jupe maupun Supardi, bahkan Robert, terus berteriak kepada rekan-rekan untuk fokus dan rapat dalam menjaga lini tengah."

"Para pemain Arema FC seperti sangat leluasa untuk langsung berhadapan dengan para pemain belakang, termasuk Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang. Karena terus tertekan, aliran bola-bola panjang pun terus dilakukan ke lini depan," ucap Asep Soemantri.

Baca juga: Pelatih Arema FC Sebut Harusnya Bantai Persib Bandung Hingga 4-0

Ia berharap evaluasi harus dilakukan tim pelatih guna membenahi kekurangan yang terjadi sepanjang pertandingan Arema FC sekaligus sebagai persiapan menghadapi pertandingan selanjutnya.

Apalagi kondisi minus beberapa pemain inti di laga-laga selanjutnya akan sering terjadi di skuat Persib Bandung.

"Tentu evaluasi akan dilakukan oleh tim pelatih atas hasil pertandingan hari ini sekaligus sebagai pelajaran menatap pertandingan selanjutnya. Kekalahan hari ini bukan akhir dari segalanya karena masih ada lima pertandingan lagi di seri ketiga yang harus dihadapi dan terus diperjuangkan agar berakhir menjadi kemenangan," kata Asep Soemantri.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved