Breaking News:

UMK 2022

Pemkab Subang Rekomendasikan UMK 2022 Naik Lima Persen, Koordinator Buruh: Sebetulnya Tidak Puas

Pemkab Subang merekomendasikan UMK 2022 naik sebesar lima persen. Buruh menerima meski tidak puas.

Tribun Jabar/Dwiky MV
Ribuan Buruh di Subang saat rela berhujan-hujanan menunggu keputusan Pemkab Subang tuntut kenaikan upah di tahun 2022 di depan Kantor Bupati Subang, Kamis (25/11/2021) malam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang akhirnya merekomendasikan keinginan buruh yang menuntut kenaikan upah tahun 2022.

Aksi dari ribuan buruh yang terdiri Aliansi Buruh Subang (ABS) itu membuahkan hasil setelah mereka rela berhujan-hujanan dan melakukan aksi sampai dengan malam hari.

Namun, rekomendasi Pemkab Subang masih membuat sedikit buruh kecewa.

Pasalnya dalam rekomendari tersebut upah hanya dinaikan lima persen saja.

Sebelumnya buruh menuntut kenaikan sebesar sepuluh sampai dengan 15 persen.

"Sebenarnya tidak puas lah kenaikan lima persen, tidak puas, tetapi satu hal lagi, lima persen ini kenaikan bagi buruh yang satu tahun ke bawah. Sehingga bupati setelah mengeluarkan edaran upah itu harus ditindaklanjuti skala upah itu penting," ucap Warlan koordinator buruh Subang, Kamis (25/11/2021).

Dengan direkomendasikannya kenaikan upah buruh sebesar lima persen di Subang kepada provinsi, UMK Kabupaten Subang 2022 menjadi Rp 3.217.429,9 setelah sebelumnya di angka Rp 3.064.218,08.

Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa dari pagi hingga malam hari menuntut kenaikan UMK Kabupaten Subang 2022 sebesar 10 sampai 15 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved