Breaking News:

Tes Urine Mendadak, Puluhan Kru Bus Digiring Jalani Pemeriksaan, Hasilnya Ternyata Seperti Ini

Puluhan kru bus serta petugas Terminal Tipe A Kota Tasikmalaya mengikuti kegiatan tes urine mendadak, Rabu (24/11).

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Siti Fatimah
Firman S
Seorang kru bus menyerahkan sampel air seni kepqda petugas tes urine di Terminal Tipe A Kota Tasikmalaya, Rabu (24/11). 

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Puluhan kru bus serta petugas Terminal Tipe A Kota Tasikmalaya mengikuti kegiatan tes urine mendadak, Rabu (24/11).

Pelaksanaan tes urine melibatkan petugas BNN Kota Tasikmalaya. 

Karena stok rapid test untuk mendeteksi narkoba terbatas, pelaksanaan tes urine hanya digelar di shelter pemberangkatan route Tasikmalaya-Jakarta.

Baca juga: Buntut ASN Dishub Diciduk Polisi, Pemkab Cirebon Rencanakan Tes Urine Bagi Seluruh ASN

Setiap bus yang masuk shelter untuk menaikkan penumpang, krunya langsung digiring petugas terminal untuk menjalani tes urine.

"Jumlah petugas dan kru bus yang menjalani tes urine sekitar 70 orang," kata dokter dari Ditjen Hubdar Kemenhub, dr Widya Pravita Sadi, disela tes urine.

Ia mengatakan, tes rutin untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan secara rutin demi keselamatan transportasi.

"Jadi ini program rutin kami dalam rangka deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya di kalangan kru bua tapi juga petugas," ujar Widya. 

Baca juga: Ini Hasil Tes Urine Tubagus Joddy, Sopir Vanessa Angel dan Bibi dalam Kecelakaan Maut di Tol Jombang

Penyalahgunaan narkoba di kalangan kru bus bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu-lintas.

Hasil tes urine deteksi narkoba sudah bisa diketahui dalam tempo 15 menit.

"Ini tes rutin Ditjen Hubdar untuk deteksi dini narkoba," kata Widya.

Hasilnya semua peserta tes dinyatakan negatif narkoba

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved