Breaking News:

Nasib Mantan Suami Valencya Kini, Dijerat Pasal Ini, Kuasa Hukum Bantah Semua Pernyataan Jaksa

Tim JPU yang dipimpin Syahnan Tanjung menuntut Chan Yung Ching dengan pidana penjara selama 6 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Cikwan Suwandi
Mantan suami Valencya, Chan Yung Ching 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Berbeda dengan Valencya yang tuntutan terhadapnya direvisi oleh Jaksa Agung, tuntutan terhadap suami Valencya, Chan Yung Ching, terus berlanjut.

Tim JPU yang dipimpin Syahnan Tanjung menuntut Chan Yung Ching dengan pidana penjara selama 6 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun. Tim JPU menilai, terdakwa Chan terbukti dalam perkara penelantaran dan KDRT sebagaimana yang dilaporkan oleh Valencya.

"Menyatakan terdakwa Chan Yu Ching terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sesuai dakwaan, diatur dan diancam pidana dalam Pasal 49 huruf a junto Pasal 9 ayat 1 undang-undang RI nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga," ujar JPU dalam sidang yang juga digelar di PN Karawang, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Update Kasus Valencya, Jaksa Agung Bebaskan Nengsy Lim, Gantian Mantan Suami yang Dituntut Penjara

Selain meminta majelis hakim menghukum terdakwa Chan Yu Ching dengan pidana penjara selama 6 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun, JPU juga meminta majelis hakim membebankan biaya perkara sebesar lima juta rupiah pada terdakwa.

Ditemui seusai sidang, Kuasa Hukum Chan Yu Ching, Hotma Raja Bernard Nainggolan, membantah semua pernyataan jaksa.

Semua bantahan tersebut, ujar Bernard, akan ia beberkan pada sidang pledoi nanti.
Bantahan terhadap tuduhan JPU, sebelumnya juga sempat diutarakan Bernard usai persidangan pekan lalu.

Bernard mengatakan, pertengkaran yang terjadi antara Valencya dan Chan Yung Ching bukan karena Chan Yung Ching sering mabuk-mabukan.

"(Mabuk) itu enggak benar. Ributnya karena soal keuangan," kata Bernard seusai sidang penuntutan terhadap Chan yang dilaporkan Valencya dengan kasus serupa KDRT psikis, Selasa (16/11).

Bernard mengatakan, Chan diusir dari rumah dan dimarahi dengan kata-kata kasar. Padahal, kata Bernard, Chan sudah berusaha mempertahankan rumah tangganya dengan mengajukan banding.

Baca juga: Buntut Kasus Valencya, Istri Dituntut 1 Tahun Penjara, Pertama di Indonesia, JPU Menarik Tuntutan

Perceraian disebut Bernard membuat Chan sedih.

"Selain itu Pak Chan ini juga dilarang ketemu anaknya," katanya.

Bernard mengaku tak menyangka permasalahannya jadi melebar.

"Sebenernya sesimpel itu sih masalahnya. Kalau kita bilang masalah besar juga enggak," ujarnya.

Persidangan rencananya akan dilanjutkan pekan depan. Agendanya pembacaan pleidoi.(cikwan suwandi)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved