Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

KASUS SUBANG, Tingkat Kepercayaan Masyarakat kepada Polres Goyah Setelah Diambil Alih Polda

Kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polres Subang.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dwiky MV
Suasana Satreskrim Polres Subang, Senin (8/11/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polres Subang.

Sebab, hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. 

Kini, kasus tersebut pun langsung ditangani Polda Jabar.

Banyak yang menanggapi kasus yang selama tiga bulan lebih sudah ditangani Polres Subang, dibantu Polda Jabar dan Mabes Polri tersebut.

Satu di antaranya Dede Sunarya, tokoh masyarakat di Subang sekaligus praktisi hukum.

Dede Sunarya, tokoh masyarakat di Subang sekaligus praktisi hukum.
Dede Sunarya, tokoh masyarakat di Subang sekaligus praktisi hukum. (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

"Secara tidak langsung kepercayaan masyarakat kepada Polres Subang ada sedikit kekecewaan, karena dengan proses yang berlarut-larut dan mempertanyakan kepada kok ini bisa dilimpahkan ke Polda, kan begitu," ucap Dede saat ditemui di kantornya, Rabu (23/11/2021).

Menurut Dede, dengan dilimpahkannya proses penyidikan yang saat ini ditangani langsung oleh Polda Jabar, kepercayaan dari masyarakat kepada Polres Subang tentunya berkurang.

Kendati demikian, ia sangat mengapresiasi langkah Polres Subang selama menangani kasus tersebut.

Pasalnya, polisi sangat hati-hati menentukan tersangka dalam kasus yang sangat kompleks tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved