Breaking News:

Dewan Sumber Daya Air Bakal Dibentuk Untuk Pemanfaatan dan Pengelolaan Air di Jabar

Dewan Sumber Daya Air (DSDA) akan dibentuk Pemprov Jabar untuk optimalkan pengelolan sumber daya air di Jabar.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Lokasi proyek danau retensi tampak terendam air, satu diantara alat berat beko turut terendam, di Kampung Cieunteung, Desa/Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (25/2/2018). Lokasi proyek itu sejak Jumat (23/2/2018) diterjang banjir setelah meluapnya Sungai Citarum. Akibatnya seluruh aktivitasi pembangunan di proyek tersebut dihentikan hingga menunggu banjir surut. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Dewan Sumber Daya Air (DSDA) akan dibentuk Pemprov Jabar untuk optimalkan pengelolan sumber daya air di Jabar.

DSDA akan diisi 16 orang perwakilan dari unsur pemerintahan dan 16 orang perwakilan unsur non-pemerintahan.

Mereka akan bertugas untuk memberikan masukan, saran, bahkan mengkritisi kebijakan pemerintah terkait pengelolaan air di Jabar.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Pemprov Jabar, Dikky Achmad Sidik mengatakan, pendaftaran dibuka dengan mengakses tautan https://tinyurl.com/recruitmentDewanSDA mulai 24 November ini hingga 3 Desember.

Baca juga: 206 SMK Negeri di Jawa Barat Mulai Gunakan Kurikulum Ekonomi Digital, 406 Guru Dilatih

"Nantinya dewan sumber daya air ini berfungsi sebagai wadah koordinasi di tingkat provinsi untuk membantu perumusan kebijakan pengelolaan sumber daya air," katanya di Bandung, Selasa (23/11).

DSDA kata dia, diperlukan untuk ikut dalam pengelolaan sumber daya air karena ketersediaan air baik permukaan maupun air tanah semakin berkurang.

Belum lagi, daya dukung daerah aliran sungai (DAS) sebagai penyimpanan cadangan air yang buruk karena resapan air yang minim.

Dia menyinggung soal buruknya kesadaran masyarakat tentang penghematan air dan menjaganya dari pencemaran. Selain itu, saat ini, ada ketidakjelasan pengelolaan sumber daya air seperti situ.

"Secara aset merupakan kepemilikan provinsi. Tapi secara kewenangan merupakan kewenangan pemerintah pusat," ujarnya.

Dia menyebut, di seluruh Jabar, ada enam wilayah sungai dengan jumlah DAS sekitar 200, situ 831, dan waduk 20.

Baca juga: Gubernur Berikan Kursi Roda Khusus untuk Putri dan Dewi, Kembar Siam Asal Garut, Didesain Khusus

Dia berharap DSDA Jabar bisa segera terbentuk sehingga bisa membantu optimalisasi pengelolaan sumber daya air.

Secara khusus, DSDA Jabar akan menyusun matriks kebijakan provinsi tentang pengelolaan sumber daya air.

"Lalu penyusunan matriks kebijakan SIH3 Provinsi Jabar, penyelesaian konflik mata air Ciparay, dan memberi rekomendasi terhadap draft rancangan perda pengelolaan sumber daya air," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved