Breaking News:

Harga Minyak Goreng di Lembang Melambung, di Pasar Panorama Sentuh Rp 19,5 Ribu/Liter

Seperti Pasar Panorama Lembang, harga minyak goreng curah naik menjadi Rp 19,5 ribu, sedangkan di Pasar Curug Agung Padalarang Rp 19 ribu per liter.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Minyak goreng yang dijual pedagang sembako di Pasar Panorama, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (21/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - harga minyak goreng curah dan kemasan di sejumlah pasar di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan menyusul naiknya harga kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.

Awalnya harga minyak goreng hanya Rp 15 ribu per liter, tetapi saat ini mengalami kenaikan antara Rp 4 ribu hingga Rp 4,5 ribu per liter.

Seorang pedagang minyak goreng curah Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya,  mengemas dalam ukuran seperempat kilogram. (tribun jabar/firman suryaman)
Seorang pedagang minyak goreng curah Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, mengemas dalam ukuran seperempat kilogram. (tribun jabar/firman suryaman) (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Seperti Pasar Panorama Lembang, harga minyak goreng curah naik menjadi Rp 19,5 ribu, sedangkan di Pasar Curug Agung Padalarang Rp 19 ribu per liter.

Seorang pedagang sembako di Pasar Panorama Lembang, Enting (40) mengatakan, kenaikan harga minyak goreng tersebut terjadi sejak dua minggu yang lalu, bahkan hingga kini belum ada tanda-tanda akan kembali menurun.

"Saya terpaksa mengurangi jumlah minyak yang jual karena dengan kenaikan harga, komoditas sulit dijual, jadi perputaran modal juga jadi melambat," ujarnya di Pasar Panorama Lembang, Minggu (21/11/2021).

Sebelum harganya mengalami kenaikan, dia biasanya membeli minyak sebanyak lima dus, sedangkan setelah harganya naik, dia hanya mampu membeli sebanyak dua dus minyak saja.

"Terpaksa kita kurangi, biasanya stok lima dus, sekarang paling beli dua dus karena takut juga kalau beli banyak gak ada yang beli," kata Enting.

Pedagang pasar Curug Agung, Indra AS (49) mengatakan, kenaikan minyak curah dan kemasan tersebut terjadi secara bertahap sejak dua bulan yang lalu dari mulai Rp 500, kemudian Rp 800 dan saat ini sudah menyentuh Rp 4 ribu.

"Sekarang sudah menyentuh di angka Rp 19 ribu per liter untuk minyak curah dan Rp 18,5 ribu per kilogram untuk harga minyak kemasan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved