Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

Alat Digital Bantu Ungkap Kasus Subang, Polisi Sebut Kian Mengerucut, Ada Saksi Jadi Tersangka?

Kasus Subang sudah dilimpahkan ke Polda Jabar dan polisi akan memanfaatkan alat digital untuk bantu mengungkap pelaku

Kondisi rumah tempat ditemukan mayat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Mendekati hari ke-100 penemuan mayat ibu dan anak di Suabg, polisi belum mengumumkan pelakunya. Namun polisi meyakinkan akan segera mengungkap pelaku yang telah menghabisi nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tersebut.

Setelah memanggil sejumlah saksi, olah TKP, hingga otopsi korban, polisi kini melakukan cara lain untuk memperkuatkan buktti-bukti kasus Subang.

Keseriusan untuk mengungkap kasus Subang ini dengan melimpahkan kasus tersebut ke Polda Jawa Barat.

Baca juga: KASUS SUBANG Semakin Dekati Titik Akhir? Alasan Polda Jabar Ambil Alih, Ini Kata Pengacara Yosef

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengatakan kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang telah dilimpahkan ke Polda Jawa Barat sejak Senin (15/11/2021) lalu. 

"Pelimpahan kasus tersebut dilakukan agar alat bukti dan petunjuk dapat dikaitkan dengan alat digital yang ada di Polda, dan penanganannya agar lebih obyektif dan efisien," ucap Kombes Erdi A Chaniago kepada Tribun Jabar.id di Mapolres Sumedang, Senin (22/11/2021). 

Baca juga: BABAK Baru Kasus Subang, Dilimpahkan ke Polda, 2 Pejabat Bicara Soal Tersangka dan Dalam Waktu Dekat

Erdi menyebutkan, hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi

Dari pemeriksaan tersebut, kata Erdi, telah mengerucut pada sejumlah saksi yang mungkin bakal jadi tersangka. 

Baca juga: Jumlah Calon Tersangka Kasus Subang Mengerucut, Polda Jabar: Semoga Bisa Segera Umumkan Pelaku

"Setiap hari mengerucut sesuai petunjuk yang ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa secepatnya mengumumkan siapa pelakunya," kata Erdi. 

Erdi menambahkan, dalam mengusut kasus tersebut, penyidik tidak mempunyai kendala. 

"Tidak ada kendala, hanya butuh waktu saja dan kehati-hatian karena ini menyangkut kemanusiaan," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved