Pohon Tumbang Timpa Mobil Boks di Cianjur, di Tasikmalaya, Mak Nenih Selamat dari Rumah Ambruk

Sebuah mobil boks Suzuki D 8205 BM tertimpa pohon besar di kawasan Jalan Raya Puncak Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua, Jumat (19/11/2021) siang.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Mega Nugraha
IStimewa
Sebuah mobil boks Suzuki bernomor polisi D 8205 BM tertimpa pohon besar di kawasan Jalan Raya Puncak Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua, Jumat (19/11/2021) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mikminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebuah mobil boks Suzuki D 8205 BM tertimpa pohon besar di kawasan Jalan Raya Puncak Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua, Jumat (19/11/2021) siang.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kondisi mobil rusak parah.

Baca juga: Mantra Sakti Warisan Leluhur Bikin Warga Balagedog Majalengka Tidak Tersambar Petir

Warga Tugu Selatan, H Iwan (50), mengatakan pohon tumbang terjadi saat hujan deras menerjang kawasan Puncak pada siang hari.

"Tak ada korban, warga bahu membahu memotong pohon besar yang sempat menimpa mobil hingga ringsek," kata H Iwan.

Baca juga: Nasib Yana Cadas Pangeran Ikuti Jejak Ratna Sarumpaet, Ini Kata Polisi soal Proses Hukumnya

Ia mengatakan, cuaca sekitar Puncak masih diguyur hujan gerimis setelah hujan deras disertai angin kencang menerjang.

Tumbangnya pohon yang menimpa mobil boks mengakibatkan arus kendaraan dari arah Cianjur maupun dari arah Bogor sempat terputus saat evakuasi pohon dan mobil boks.

Selamat Dari Rumah Ambruk Setelah Bangun Untuk Salat Tahajud

Nenek Nyai Nenih (60) tiba-tiba terbangun dari tidurnya, Kamis (18/11) dini hari untuk wudhu tahajud. Namun ternyata air ledeng di kamar mandi tak mengalir. Ia pun membangunkan anaknya, Alam Budiawan (38).

Alam lantas memeriksa saluran pipa ledeng dan ternyata ada yang terlepas dari sambungannya.

"Saya merasa aneh juga pipa ledeng lepas di sambungan seperti kurang panjang. Setelah diteliti ternyata tembok merekah membuat pipa tertarik," kata Alam, saat ditemui, Kamis siang.

Setelah diteliti lebih jauh ternyata dinding tembok terus merekah disertai bunyi berderak-derak menakutkan.

Sadar apa yang terjadi, Alam pun segera membangunkan istri dan kedua anaknya dan segera dibawa ke luar.

Baca juga: Perusakan TKP Kasus Subang, Rohman Hidayat Ingatkan Polisi Soal Jokdri eks Sekjen PSSI

Tak lama kemudian rumah ambruk. Rumah Alam berada di tepi Sungai Cimulu, Jalan Baasyir Surya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, itu ambruk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved