Breaking News:

Harga Ayam Pejantan Naik Tipis, di Tingkat Peternak di Ciamis Sudah Tembus Angka Rp 32.000 Per Kilo

Harga ayam pejantan naik tipis di tingkat peternak di Ciamis sudah menembus Rp 32 ribu per kilogram.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
tribunjabar/andri m dani
Harga ayam ras pedaging jenis broiler (BR) di tingkat peternak di Ciamis terus bergerak naik dan sudah menembus di atas biaya pokok produksi. 

TRIBUNJABAR,ID, CIAMIS - Dalam dua minggu kenaikan harga ayam ras pedaging layer jantan (pejantan) di sentra perunggasan rakyat Jabar di Ciamis, Jawa Barat, bergerak tipis.

Harga ayam pejantan akhir Oktober lalu (31/10/2021) di kisaran Rp 31.000 per kg atau diterima di Jakarta Rp 34.000 per kg hidup (live bird).

Sedangkan harga ayam pejantan Minggu (14/11/2021) berada di kisaran Rp 31.500-Rp 32.000 per kg atau diterima di Jakarta Rp 35.000 per kg.

“Dalam dua minggu ini harga pejantan sebenarnya relatif stabil di kisaran Rp 31.500-Rp 32.000/kg. Diterima di Jakarta Rp 35.000/kg,” ujar H Komar Hermawan, peternak ayam pejantan yang juga pemilik Kawali PS Ciamis kepada Tribun Minggu.

Dengan tingkat harga Rp 31.500-Rp 32.000 pers kg, peternak ayam pejantan  di Ciamis masih menikmati selisih harga yang cukup menggembirakan.

Mengingat biaya pokok produksi (BPP/BEP) pejantan berada  dikisaran Rp 26.000-Rp 27.000 per kg.

Meski harga pejantan cukup bagus, namun menurut H Komar, saat ini masih banyak kandang yang kosong.

“Permintaan sudah mendekati normal. Tetapi produksi masih belum normal. Kandang yang terisi hanya sekitar 50 persen. Masih banyak kandang yang kosong,” katanya.

Masih banyak kandang yang kosong, katanya, lantaran banyak peternak pejantan yang kehabisan setelah mengalami kerugian yang cukup besar menyusul anjloknya harga beberapa bulan lalu.

Banyak peternak yang sulit bangkit karena kesulitan modal.

Padahal saat ini harga saat ini cukup bagus, permintaan pasar juga mendekati normal meski masa pandemi.

Dalam kondisi normal, sebagai sentra produksi ayam ras pedaging layer jantan (pejantan), populasi rata-rata pejantan yang dipanen tiap minggu sekitar 800.000 ekor sampai 1 juta ekor. Sekitar 75 persennya untuk memasok kebutuhan pasar Jabodetabek dan Bandung.

“Tetapi sekarang, produksi masih terbatas. Hanya sekitar 50 persen dari kondisi normal. Masih banyak kandang  yang kosong,” ujar H Komar Hermawan, warga Desa Talagasari Kawali tersebut.

Sementara harga ayam ras pedaging jenis broiler (BR) di tingkat peternak di Ciamis dalam sebulan terakhir masih stabil di kisaran Rp 18.000-Rp 19.000 per kg.

“Sampai hari ini masih stabil di kisaran Rp 18.000-19.000/kg. Baik di Ciamis, Tasikmalaya maupun Banjar. Stabil dikisaran BEP (BPP),” ujar H Kuswara Suwarman, pengelola peternakan ayam Tanjung Mulya Group Panumbangan Ciamis kepada Tribun, Minggu.

Baca juga: Harga Telur Ayam Ras di Kota Tasikmalaya Saat Ini Melebihi Harga Normal, Harga Naik dari Bandar

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved