Warga Indramayu Temukan Burung yang Identik dengan Garuda Pancasila, Jambulnya yang Khas Begitu Unik
BKSDA Jabar evakuasi satwa endemik burung Elang Jawa, sering disebut burung Garuda Pancasila di Kabupaten Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - BBKSDA Jabar evakuasi satwa langka burung Elang Jawa di Kabupaten Indramayu. Elang Jawa sering diidentikan dengan Garuda Pancasila.
Satwa yang hampir punah dan dilindungi undang-undang itu awalnya ditemukan warga secara tidak sengaja di lokasi proyek tempatnya bekerja.
Elang Jawa memiliki nama latin Nisaetus bartelsi itu oleh warga lalu dilaporkan ke salah satu dokter hewan untuk kemudian diserahterimakan kepada BBKSDA Jabar.
Petugas Polisi Hutan (Polhut) KSDA XXII Cirebon BBKSDA Jabar, Ade Kurniadi Karim mengatakan, usia dari elang jawa ini masih remaja, yakni sekitar 4-6 bulan.
Baca juga: Makam Covid-19 di TPU Cikadut Kota Bandung Ambles, Akibat Hujan Deras Sejak Kemarin
"Kalau sudah dewasa matanya itu akan berwarna kekuningan, kalau ini matanya masih coklat karena masih remaja," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di lokasi praktik salah satu dokter hewan di Jalan Soekarno-Hatta Indramayu, Kamis (11/10/2021).
Ade Kurniadi Karim mengatakan, hewan yang identik dengan lambang negara Republik Indonesia itu, Garuda Pancasila, kondisinya sehat saat ditemukan. Satwa langka ini punya ciri khas di tubuhnya, yakni jambul di kepala.
Warga yang menemukan langsung membawanya ke dokter hewan, sehingga hewan tersebut mendapat perawatan baik sebelum dievakuasi oleh BBKSDA Jabar.
Elang Jawa tersebut akan dibawa terlebih dahulu ke kandang transit Resor Cirebon. Untuk kemudian dititip rawat kembali ke Pusat Konservasi Elang Kamojang di Kabupaten Garut.
"Di sana nanti akan ditempatkan di kandang karantina dan kandang rehabilitasi sebelum nantinya dilepas liarkan kembali ke alam bebas," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/elang-jawa-di-indramayu.jpg)