Liga 1
Sempat Dituntut Mundur, Mantan Pelatih Persib Ini Dipertahankan PSS Sleman
Sebelumnya, ada tuntutan agar Dejan Antonic mundur dari kursi pelatih PSS Sleman dengan tagar #dejanout mengemuka
TRIBUNJABAR.ID, SLEMAN- Tagar #dejanout di media sosial tak mengubah pendiri manajemen PSS Sleman untuk tetap mempertahan Dejan Antonic sebagai pelatih.
Setelah melakukan evaluasi pada Kamis (12/11/2021), manajemen PSS Sleman memastikan untuk memakai jasa mantan pelatih Persib Bandung itu selama Liga 1 2021/2022.
Sebelumnya, ada tuntutan agar Dejan Antonic mundur dari kursi pelatih PSS Sleman dengan tagar #dejanout mengemuka sejak beberapa bulan terakhir.
Hal itu tak lepas dari buruknya performa Elang Super Jawa itu dalam mengarungi seri pertama BRI Liga 1 2021. Ada juga isu kepindahan home base PSS Sleman dan pemain 'titipan'.
Hingga menjelang seri kedua BRI Liga 1 2021 berakhir, isu tersebut masih kental di tubuh PSS Sleman.
Baca juga: Rashid Pasti Main Saat Persib vs Persija, Absen Lawan Arema FC, Robert: Kami Bisa Tahan, tapi . . .
Menanggapi keputusan manajemen PSS Sleman, Dejan Antonic mengaku bersyukur dan berterima kasih
Ia pun bertekad membawa PSS Sleman menjadi lebih baik di laga-laga berikut Liga 1 musim ini.
"Terima kasih banyak untuk kepercayaan kepada saya, terima kasih banyak untuk Sleman fans. Semoga kita bisa bikin tim lebih bagus ke depan, yang penting kita semua kerja sama-sama," kata Dejan, Kamis (11/11/2021).
Selain soal Dejan Antonic, dinamika di tubuh PSS Sleman sampai pada pergantian direktur utama PT PSS, dari Marco Gracia Paulo ke Andywardhana Putra.
Selepas pergantian direktur utama di tubuh manajemen PT PSS pada 28 Oktober 2021, PSS Sleman yang menyisakan dua pertandingan di seri kedua langsung tancap gas dengan mendominasi di tiap pertandingannya.
Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman, berhasil meraup poin sempurna. Hasil itu dinilai manajemen PT PSS sebagai tren yang baik.
Dejan Antonic pun mengungkapkan, hal terpenting saat ini adalah tidak adanya campur tangan atau intervensi pihak dalam memutuskan strategi untuk pertandingan yang dihadapi PSS Sleman.
Baca juga: Mohammed Rashid Hanya Peduli Satu Hal saat Persib Bandung lawan Persija
Sehingga, dirinya dapat leluasa untuk membuat keputusan menurunkan siapa dan bagaimana cara bermain PSS Sleman menghadapi setiap lawan-lawannya.
"Yang lebih penting lagi kita tidak ada intervensi dari luar, semua tetap punya zona kerja masing-masing. Manajemen di zona manajemen, pelatih di zona pelatih, dan pemain tetap bisa latihan," tegasnya.
Kendati begitu, menurut Dejan sinergitas antara manajemen dan tim beserta suporter merupakan elemen penting untuk membangun tim yang lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dejan-antonic_20180917_173330.jpg)