Breaking News:

Jalan Rusak Timbulkan Kecelakaan, Warga Jatiluhur Sekat Kendaraan Besar, Jalan Ditanami Pohon Pisang

Sementara jalan disekat untuk kendaraan besar, kendaraan ditahan di Terminal Ciganea Purwakarta

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Warga tanami pohon pisang di Jalan Pramuka, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Senin (8/11/2021) 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Puluhan warga Jatiluhur yang tergabung dalam Forum Komunikasi LSM, Ormas, Tokoh masyarakat turun ke jalan, menyekat jalur dengan tanaman dan pot bunga di Jalan Pramuka, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta pada Senin (8/11/2021).

Dede Suhendi, Tokoh masyarakat Jatiluhur, mengatakan, yang dilakukan Aliansi Forum komunikasi antar lembaga yang terdiri dari LSM, Ormas, dan tokoh masyarakat kali ini merupakan bentuk protes.

"Kami protes menuntut adanya perbaikan Jalan Pramuka Bunder yang hampir dua tahun ini kondisinya rusak parah hingga menelan banyak korban kecelakaan lalu lintas," ujar Dede kepada awak media usai masang skat.

Baca juga: Siang Ini Polisi Gelar Perkara, Tetapkan Sopir Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka atau Tidak

Protes tersebut ditujukan kepada pihak Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan pihak swasta yakni perusahaan yang berada di wilayah sekitar Jatiluhur yang menggunakan jalan tersebut.

"Terutama kita saat ini setop dulu Kendaraan berat yang bersumbu tiga yang kapasitasnya tidak sesuai dengan kelas jalan ini," kata dia.

Dede menjelaskan, beberapa perusahaan harus berkontribusi pada perbaikan jalan, sebab kendaraan berat mereka yang rutin melintas di jalan tersebut.

"Sebagaimana tanggung jawab pemerintah karena dalam Pasal 22 tahun 2009 undang-undang Jalan dan Lalu Lintas bahwa, penyebab kecelakaan itu bukan hanya kelalaian pengemudi tetapi juga akibat oleh kerusakan jalan. Maka pemerintah juga harus bertanggungjawab," ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (5/11/2021) malam, terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Pramuka, seorang pemotor tewas terlindas truk tronton pengangkut batubara PT Indorama.

Baca juga: Tubagus Joddy Update Story Sebelum Kecelakaan, Ayah Vanessa Angel Kecewa Berat Lihat Postingannya

Sementara jalan disekat untuk kendaraan besar, kendaraan ditahan di Terminal Ciganea, namun berdasarkan hasil mediasi masa aksi dan pemerintah setempat, kendaraan berat bisa melintas dengan pembatasan waktu operasional tertentu.

"Mudah-mudahan jam 1.30 WIB, ada pertemuan dengan kami, Bupati bisa memfasilitasi seluruh pengusaha. Sebelum itu kami menahan sementara kendaraan besar untuk tidak lewat dulu. Bisa melitas setelah jam sibuk lalu lintas, misalnya mereka melintas diluar jam berangkan dan pulang kerja," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved