Kamis, 28 Mei 2026

Heboh Penggali Situs Watugenuk Boyolali Temukan 2 Pocong Mini, Warga Duga Perantara Santet

Kedua pocong yang diduga sebagai perantara santet itu ditemukan di kedalaman sekitar 40 sentimeter dari permukaan tanah.

Tayang:
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pocong Mini di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Kec Mojosongo, Boyolali. 

Karena proses penggalian dilakukan secara perlahan, kedua pocong mini itu tak ikut terkena alat penggali.

"Yang satu di sini, yang satu disana," ucap laki-laki berusia 65 tahun itu sambil menunjukkan lokasi temuan benda seperti pocong itu.

Dia mengaku baru kali ini menemukan benda aneh tersebut.

Baca juga: Tega, Pak RT di Sumut Lakukan Asusila pada Remaja Lumpuh, Ancam Santet Orang Tua Agar Tak Ketahuan

Meski begitu dia tak takut atau gemetar saat menemukan kain mori ini.

"Kerjaan saya menggali kubur. Ketemu tengkorak manusia sudah biasa," ujarnya.

Temuan ini sempat menjadi perbincangan lucu saat proses penggalian situs ini.

Dari beberapa perbincangan yang TribunSolo.com dengar ada yang menduga jika benda menyerupai pocong itu digunakan untuk menyantet orang.

"Kayaknya ini untuk memisahkan orang. Karena dikubur di lokasi berbeda," tutur warga yang enggan disebutkan namanya.

Gundukan tanah di wilayah Dukuh Watugenuk Diyakini Masyarakat Merupakan Bangunan Candi

Gundukan tanah di wilayah Dukuh Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo diyakini masyarakat sekitar merupakan bangunan candi.

Apalagi, sejak tahun 2016 lalu telah ditemukan struktur batu yang diduga merupakan bangunan candi.

Petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng kembali melakukan penggalian situs Watugenuk, untuk menguak candi kuno tersebut.

Pamong Budaya Ahli Muda BPCB Jateng Winarto mengatakan penggalian ini dilakukan untuk meneliti dugaan situs Watugenuk ini.

Penggalian kali ini merupakan kelanjutan kegiatan serupa pada tahap pertama tahun 2016 lalu.

Baca juga: ISTRI JAHAT dari Karawang, Dukun Santet Gagal, Akhirnya Sewa 6 Algojo untuk Habisi Nyawa Suaminya

“Penggalian kali ini berhasil menemukan struktur batu lain. Digali dengan kedalaman sekitar 1,5 meter, ditemukan adanya struktur batu candi,” ujar Winarto.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved