Bencana Mulai Intai Jawa Barat, Pak Uu Minta Semua Kabupaten/Kota Harus Siapkan Anggaran BTT

Uu Ruzhanul Ulum meminta semua kabupaten/kota untuk menyiapkan anggaran biaya tak terduga (BTT) dalam menghadapi berbagai macam bencana alam

(Foto: Shubhi Aldien/Biro Adpim Jabar)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Rapat Koordinasi BPD Kabupaten Garut di Aula Kantor Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Selasa (2/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta semua kabupaten/kota untuk menyiapkan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) dalam menghadapi berbagai macam bencana alam pada musim hujan seperti saat ini.

Menurutnya, bencana alam seperti longsor dan banjir tersebut bisa diantisipasi dengan menggunakan anggaran, karena jika kabupaten/kota tidak menyiapkan anggaran, maka antisipasinya tidak akan maksimal.

"Yang jelas harus menyiapkan BTT di masing-masing kabupaten/kota untuk membuat anggaran yang layak dan cukup untuk menghadapi bencana, karena bencana itu diantisipasi dengan anggaran," ujarnya saat ditemui di Lembang, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Diintai Banjir dan Longsor, Pemkab Bandung Barat Siapkan Anggaran untuk Penanggulangan Bencana

Langkah lain yang harus dilakukan setiap kabupaten/kota untuk antisipasi bencana tersebut, yakni harus menyiapkan relawan, Tagana, dan kalau bisa harus melibatkan ormas yang memiliki relawan bencana.

"Kaya Muhammadyah punya kepanduan, Nahdatul Ulama juga punya, kemudian dari santri juga ada, yakni santri siaga bencana. Jadi, kalau ada bencana di daerah itu dikeroyok oleh semua," kata Uu.

Dengan cara seperti itu, kata Uu, nantinya bencana alam tersebut tidak terlalu membebani pemerintah. Sedangkan, untuk semua masyarakat harus tetap waspada dan jangan sampai bencana yang datang itu karena ulah dari masyarakat itu sendiri.

"Terutama bagi mereka yang sekarang biasa terkena bencana, seperti di pinggir pantai, sungai, dan tebing, termasuk di tempat-tempat yang lain juga harus dipersiapkan," ucapnya.

Baca juga: Longsor dan Banjir Melanda, Bandung Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana, Hingga Mei 2022

Uu menyarankan bagi masyarakat yang tinggal di tempat itu harus menyiapkan langkah antisipasi dan harus lebih waspada karena saat musim hujan seperti saat ini potensi bencananya sangat tinggi.

"Kalau bisa pindah atau bagaimana, kedua rumah yang sudah lapuk dan tidak layak huni, kalau bisa disaat ada hujan angin dan yang lainnya harus pindah dulu atau bagaimana karena itu merupakan antisipasi supaya kita tetap terjaga," ujar Uu.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved