UPDATE Covid-19 di Kota Bandung: Kasus Kembali Naik, Oded Klaim Masih Terkendali, Sukajadi Tertinggi
Pusat data covid Kota Bandung telah mencatat kasus tertinggi ada di Kecamatan Sukajadi dengan 41 kasus, disusul Kecamatan Cicendo 28 kasus
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bandung kembali mengalami peningkatan dan kini berdasarkan data terakhir berjumlah 364 orang dengan 73 kasus terkonfirmasi pada Minggu (31/10/2021).
Dari jumlah kasus terkonfirmasi itu, sekitar 200an siswa di antaranya positif setelah dilakukannya swab tes acak di sejumlah sekolah yang telah dipilih. Pusat data covid Kota Bandung telah mencatat kasus tertinggi ada di Kecamatan Sukajadi dengan 41 kasus, disusul Kecamatan Cicendo 28 kasus, dan Kecamatan Ujungberung 27 kasus.
Sementara tingkat kelurahan, ada tiga kelurahan yang jumlah kasusnya sama, seperti Kelurahan Cipadung Kidul, Cipedes, dan Sukabungah dengan 15 kasus masing-masingnya.
Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Agen Koran di Subang Dapatkan Bantuan Sembako dari Tribunjabar
Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengklaim penyebaran kasus covid di Kota Bandung masih terkendali meskipun terjadi penambahan kasus dalam beberapa hari ini.
"Saya dapat laporan dari pak Ema selaku Ketua Harian Satgas Covid Kota Bandung bahwa kasus covid masih terkendali. Kami terus pantau dan menganalisanya, termasuk di lingkungan sekolah dengan adanya PTMT," ujarnya, Senin (1/11/2021) di Pendopo.
Ketika disinggung terkait perlukah kebijakan ketat kembali dikeluarkan Pemkot, Oded pun menjawab pihaknya bakal mengeluarkan kebijakan sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Ya kalau memang diperlukan untuk perketat, kami akan segera lakukan. Intinya, titik-titik yang sudah direlaksasi dan jika membahayakan terjadinya penyebaran kasus kami pun tak segan akan menutupnya lagi," ujarnya. (*)
Baca juga: Antisipasi Covid-19, Kejurnas Seri ll Pacuan Kuda di Legokjawa Pangandaran Digelar Tanpa Penonton