Selasa, 14 April 2026

Alun-alun Sukanagara Cianjur Sempat Banjir Luapan Sungai Cibala

Hujan deras membuat debit air Sungai Cibala meluap dan sempat membanjiri area sekitar alun-alun Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur,

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Mega Nugraha
Foto Dok Warga
Hujan deras membuat debut air Sungai Cibala meluap dan sempat membanjiri area sekitar alun-alun Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Senin (1/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kawasan Alun-alun Sukanagara di Kabupaten Cianjur sempat banjir karena luapan Sungai Cibala seusai hujan deras pada Senin (1/11/2021).

Camat Sukanagara, Robbi Erlangga, mengatakan saat ini kondisi air sudah surut.

"Iya debit air Sungai Cibala sempat naik tapi sekarang sudah surut," ujar Robbi melalui sambungan telepon.

Beberapa video amatir merekam air Sungai Cibala yang naik ke halaman rumah dan halaman masjid tak jauh dari alun-alun Sukanagara.

Baca juga: Dihantui Banjir Selama 7 Tahun, Keluhan Warga Tiga RW di Padalarang Tak Pernah Digubris Pemda KBB

Sementara itu di tempat lain, BPBD Cianjur melaporkan tanggul jebol di Kampung Munjul Desa Rahong Kecamatan Cilaku karena tak kuat menahan debit air Sungai Cisarua.

Keberadaan tanggul tersebut mengairi sawah di dua desa. Yakni Desa Rahong, dan Desa Ciharashas Kecamatan Cilaku.,

Akibat jebolnya tanggul tersebut, kurang lebih 250 hektare sawah di dua desa tersebut terancam kekeringan.

"Tanggul sementara yang jebol tersebut, ternyata untuk mengatur aliran air pesawahan ke dua Desa di Cilaku," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Cianjur Asep.

Asep mengatakan, BPBD Cianjur bersama Dinas PUPR langsung mendatangi lokasi bendungan atau tanggul sementara yang jebol dihantam derasnya air hujan tersebut.

"Kami langsung mengecek ke lokasi, benar adanya tanggul pengaturan air untuk mengaliri pesawahan ke dua desa di Kecamatan Cilaku tersebut jebol," katanya.

Menurutnya, tak hanya pesawahan saja aliran ar dari tanggul sungai Cisarua tersebut. Namun untuk kebutuhan warga di dua desa tersebut juga akan berdampak.

"Aliran airnya memang tidak terlalu besar, namun dampak yang dirasakan bagi warga di dua desa tersebut sangat besar," ujarnya.

Dijelaskan Asep, kejadian jebolnya tanggul tersebut kurang lebih pukul 21.00 Wib malam dimana pada saat hujan turun dengan lebat.

"Mungkin dari Dinas PUPR akan atau memang sudah kembali memperbaikinya tanggul yang jebol tersebut. Karena jika dibiarkan akan berdampak yang sangat besar," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved